Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:40wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Pembukaan Izin Investasi Industri Miras Dinilai Untungkan Warga Daerah Ini 

Selasa, 02-Maret-2021 01:00

Ilustrasi minuman keras.
Foto : Istimewa
Ilustrasi minuman keras.
17

AMBON, NETRALNEWS.COM - Anggota DPRD Maluku asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya, Anos Yeremias menyambut baik Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang perizinan investasi di bidang industri miras karema sangat menguntungkan warga dua kabupaten tersebut.

"Perpres terbaru ini merupakan bagian dari UU Cipta Kerja untuk daerah-daerah dengan muatan lokal dilindungi dan ditingkatkan komoditinya sehingga bisa mendatangkan pendapatan bagi masyarakat di suatu daerah," kata Anos di Ambon, Senin (1/3/2021).

Peraturan Presiden yang mengatur tentang bidang usaha penanaman modal ini sudah ditandatangani Presiden RI Joko Widodo sejak 2 Februari 2021.

Selanjutnya Kepala Negara juga memberikan restu investasi terhadap aktivitas perdagangan eceran miras atau minuman beralkohol masuk daftar bidang usaha yang diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu.

Menurut dia, daerah Maluku ini berbeda dengan Papua dan Nusa Tenggara Timur dimana gubernurnya sangat mendukung.

"Sementara di Maluku, kepala daerah menolak keberadaan miras tradisional yang selama ini diproduksi warga," ujarnya seperti dilansir Antara.

Dengan adanya Perpres tersebut menjadi landasan hukum bagi warga di Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya. Silahkan menjual hasil produksi miras mereka ke sana sebab tidak ada lagi yang bisa melarang. 

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP