Netral English Netral Mandarin
17:17wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Pelatih Juve: Masuk Final Coppa Italia Harga Mati

Selasa, 09-Februari-2021 08:45

Pelatih Juventus, Andrea Pirlo.
Foto : Juventus FC
Pelatih Juventus, Andrea Pirlo.
9

TURIN, NETRALNEWS.COM - Pelatih Juventus Andrea Pirlo menyatakan timnya harus menang dengan segala cara ketika mereka menghadapi musuh bebuyutan Inter Milan dalam leg kedua semifinal Coppa Italia, Selasa waktu setempat.

Sang juara Liga Italia memegang keuntungan tipis setelah menaklukkan Inter 2-1 dalam leg pertama di Milan pekan lalu berkat dua gol Cristiano Ronaldo.

Tim asuhan Pirlo meneruskan kemenangan itu dengan membekap AS Roma 2-0 dalam pertandingan Serie A Sabtu pekan lalu sehingga memperpanjang rangkaian kemenangannya berturut-turut mereka menjadi enam pertandingan dalam semua kompetisi menjelang laga Coppa yang menentukan ini.

"Kami harus bermain seperti Juve yang kami perlihatkan dalam beberapa pertandingan lalu," kata Pirlo kepada Juventus TV.

"Adalah putaran kedua dari pertandingan besar ini yang akan memberi kami kesempatan untuk mencapai final. Ini tujuan yang mesti kami capai dengan segala cara."

"Ini akan menjadi laga, pertarungan yang sulit. Tetapi kami siap menghadapinya," sambung Pirlo.

Juventus mengawali musim dengan lamban pada masa pertama Pirlo sebagai pelatih, namun kemajuan mereka belakangan ini membuat klub Turin itu melonjak ke urutan ketiga klasemen atau lima poin di bawah peringkat kedua Inter dengan menyimpan satu pertandingan lebih banyak.

"Kami akan masuk gelanggang di sana dengan prilaku setara," kata Pirlo.

"Kami mengawali dari 0-0, kami tak boleh terus memikirkan kemenangan pada leg pertama. Ini seperti final, jadi kami harus memiliki prilaku sebuah tim yang agresif yang tahu apa yang diinginkannya. Kami perlu fokus; tujuannya terlalu penting untuk dikesampingkan."

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian