Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:58wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Pelacur Beragama, Teroris Beragama, Motifnya Sama? Akhmad Sahal: Radikalisme Islam Inilah yang Harus Dibasmi

Selasa, 30-Maret-2021 18:10

Akhmad Sahal
Foto : Istimewa
Akhmad Sahal
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemahaman jihad dalam Islam yang disalahartikan sehingga menjadi paham Islam radikal ternyata masih terus menjadi perdebatan yang sering membuat banyak warganet blunder dan bias. 

Padahal menurut Akhmad Sahal, persoalannya jelas. 

“Teroris dan radikalis atas nama Islam nyata ada. Umat Islam harus berbesar hati mengakui itu sbg penyakit umat, lalu basmi.  Jgn malah denial/mungkir, bilang teroris ga punya agama. Cara utk sembuh dari penyakit: akui punya penyakit , lalu obati,” demikian awal pernyataan yang disampaikan Akhamd Sahal. 

Seorang netizen bernama My name is @SetianaHari membalas dengan melontarkan dalil lain.

“Pelacur adakah agamanya? Ada. Koruptor adakah agamanya? Ada. Pencuri adakah agamanya? Ada. Teroris adakah agamanya? Ada. Yang membedakan Taat atau tidaknya mereka pada agama yang mereka anut, serta menyimpang atau tidaknya mereka pada ajaran agama yang telah diajarkan,” kata @SetianaHari. 

Kembali Akhmad menjelaskan secara gamblang dan cukup jelas. 

“Teroris membenarkan aksinya dgn pake dasar agamanya (yg dipahami scr radikal). Mrk yakin aksi terornya sbg jihad, matinya syahid dll. Paham radikalisme Islam inilah yg harus dibasmi,” kata Akhmad Sahal seperti dikutip NNC, Selasa (30/3/21).

“Beda dgn koruptor/ pelacur. Agamanya ga relevan, krn mrk ga bertindak atas dasar agama,” imbuh Akhmad Sahal. 

Seorang netizen lain bernama Ocxtreem @ocxtreem ikut menanggapi, katanya: “Tp perbandingan motifnya tidak sama Om.. pelacur, koruptor, pencuri motifnya ekonomi.. kalo teroris motifnya apa?”

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto