Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:11wib
Pasukan TNI/Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi menembak mati Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen di Papua. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga untuk mewaspadai hujan lebat disertai petir yang diperkirakan bakal mengguyur sejumlah wilayah pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5).
Terkuak! Paul Zhang Bukan Pendeta Lulusan Mth tapi Master of Halusinasi? Netizen: Kenapa Penista Lain Didiamkan?

Jumat, 23-April-2021 10:05

Tangkapan Layar IG yang mengungkap masa lalu Pal Zhang
Foto : Berita Heboh
Tangkapan Layar IG yang mengungkap masa lalu Pal Zhang
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebelum ke luar negeri, Jozeph Paul Zhang ternyata pernah melakukan penipuan. Sontak hal ini mendapat sorotan banyak netizen.

Di akun FB Mak Lambe Turah, Jumat 23 April 2021, sejumlah warganet memberikan tanggapan bahkan  menyindir mengapa hanya Paul Zhang yang ditindak sementara penista lainnya dibiarkan.

MLT: “Temannya mencak2 di IG gaisss.”

Junaedy: "SUKA BINGUNG. KOK YG INI DICERCAR. TRS YG SUKA MENGHINA AGAMA SELAIN ISLAM. AMAN2 AJA. “ apa karena agama lain itu minoritas.”

Ridwan Siregar: “Kenapa selalu si paul zhang yg selalu di incar2, kenapa penistaan agama yg lain di diamkan saja, berarti paul zhang ini orang pintar, makanya selalu dicari cari ya, yg penistaan agama lain, mari kita nilai masing2.” 

Azkia: “Balok-balok di depanku tak kulihat, kenapa ya?”

Sebelumnya diberitakan,  Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoeljono sudah masuk dalam daftar pencarian orang oleh Polri. 

Jozeph terpaksa berurusan dengan aparat hukum Indonesia karena menjadi tersangka penistaan agama usai mengaku sebagai Nabi ke-26, bahkan bersikeras tak bersalah atas aksinya itu.  

Namun kontroversi yang melingkupi Jozeph tak berhenti sampai di sini. Direktur Ikhlaas Foundation Hanny Kristianto, lewat akun Instagram-nya, membocorkan sejumlah fakta mengejutkan soal Jozeph. 

Termasuk perihal penipuan yang kabarnya dilakukan Jozeph sebelum yang bersangkutan meninggalkan Tanah Air.  

Mengutip caption yang dituliskan Hanny di Instagram-nya pada Selasa (20/4), ia menyebut Jozeph sudah sejak lama menghina ajaran Islam. 

"Bismillah. @joseph_paul_zhang sejak lama menfitnah saya, MENGHINA Allah, Nabi, Islam dan kaum muslim, bahkan sekarang MENANTANG POLISI MENANGKAP DIRINYA," tulis Hanny.      

Menurut Hanny, gelar pendeta atau pastor yang kerap disebutkan Jozeph adalah kebohongan belaka. 

Diketahui Jozeph mengaku sebagai pendeta dengan gelar Master of Theology (Mth), sebuah fakta yang kerap dipertanyakan sejumlah pihak termasuk Persekutuan Gereja Indonesia (PGI).  

"Lulusan SMAN 1 Tegal tahun 1993, TIDAK LULUS S2 di UKSW," imbuh Hanny. "BUKAN PASTOR / PENDETA apalagi bergelar MASTER OF THEOLOGY bisa jadi gelar Mth nya berarti MASTER OF HALUSINASI."  

"Seorang Pendeta / Pastor memiliki kode etik, aturan gereja dalam melakukan penginjilan, tidak sembarangan," imbuhnya, menegaskan bahwa tidak ada agama yang mengajarkan untuk membenci sesama manusia terlepas dari perbedaan keyakinannya. "Dan KASIH itu tidak menghina orang lain / agama lainnya."  

Dan disebutkan Hanny, Jozeph ternyata pelaku penipuan dan penggelapan telepon genggam. 

"Pernah buka toko HP bernama Makintech di Lt.1 no. 122, Simpang Lima Plaza, Semarang," kata Hanny.  

"Melakukan penipuan penggelapan penjualan HP tahun 2013," sambungnya.

"Kemudian melakukan penipuan dan penggelapan penjualan komputer dan laptop tahun 2018."  

Menurut Hanny, Jozeph sudah meninggalkan Indonesia menuju Hong Kong sejak 11 Januari 2018. Tak hanya itu, menurut Hanny, Jozeph juga berkasus dengan seorang pegawai Kementerian Agama Kota Cirebon atas nama Yudi Mulyana.  

Seperti dinukil Wowkeren, Hanny berharap kasus penistaan agama yang kini menjerat Jozeph bisa menjadi momentum untuk menangkap siapapun yang berusaha memecah belah persatuan Indonesia. 

Apalagi karena sosok-sosok seperti Jozeph ini tak jarang ditemui di lingkup masyarakat.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto