Netral English Netral Mandarin
banner paskah
09:38wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Paskah atau Jumat Agung? DS: Pengen Ngucapin Selamat Takut Salah, Netizen: Takut Dibilang Haram Kali...

Jumat, 02-April-2021 18:50

Denny Siregar
Foto : Istimewa
Denny Siregar
25

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Selama satu pekan ini, umat Kristiani, khususnya umat Katolik di seluruh dunia sedang merayakan rangkaian hari raya penting dan biasa disebut Pekan Suci Paskah. 

Di dalam rangkaian itu, ada Perayaan Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan ditutup dengan Minggu Paskah. 

Minggu Palma adalah untuk memperingati saat Yesus Kristus memasuki Yerusalam menjelang kematiannya. Sementara Penyaliban dan kematian-Nya dirayakan pada ibadah Jumat Agung. 

Minggu Paskah adalah merayakan Kebangkitan Yesus. 

Rangkaian tersebut kadang tidak diketahui publik terutama umat non-Kristiani. Hal ini seperti tercermin dalam cuitan Denny Siregar. Ia mau memberikan ucapan tapi takut salah. 

“Sebenarnya hari ini buat umat Kristen itu Jumat agung atau Paskah sih? Pengen ngucapin selamat, takut salah (emoticon tertawa),” kata Denny Siregar, Jumat 2 April 2021.

Banyak netizen menanggapi dan menjelaskannya. Namun ada pula yang menanggapi kocak.

Rhandy Lawrel: “Jumat agung bang Denny. Nanti hari minggu baru selamat paskah. Hari Kebangkitan Yesus Kristus.”

Rinaldi Nataniel: “Jumat pon lek..”

Perry Rehatta: “Cak Denny, kemarin Kamis Putih, hari ini Jumat Agung, nanti hari Minggu baru Hari Raya Paskah.”

Eka Susanti: “Jumat Agung .. Wafat Yesus Paskah masih besok Minggu Kebangkitan."

Maria Marwanti: “Denny mau ngucapin tapi takut dibilang haram kali, makanya pura pura nanya doank.”

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto