Netral English Netral Mandarin
banner paskah
23:53wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Paparan COVID-19 di Jakarta Capai 3.491 Kasus

Sabtu, 30-January-2021 21:55

Paparan COVID-19 di Jakarta Capai 3.491 Kasus,
Foto : Antara
Paparan COVID-19 di Jakarta Capai 3.491 Kasus,
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -Konfirmasi positif COVID-19 di Jakarta bertambah 3.491 kasus, sehingga totalnya menjadi 266.244 kasus, Sabtu, (30/1/2021).

Berdasarkan data dari laman corona.jakarta.go.id, di Jakarta, penambahan kasus sebanyak 3.491 kasus itu hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) Jumat (29/1) sebanyak 3.060 kasus dan 431 kasus lainnya berasal dari pemeriksaan dari dua laboratorium RS swasta lima hari terakhir.

"Tes PCR 29 Januari 2021 itu terhadap 19.501 spesimen dengan hasil 3.060 positif dan 14.922 negatif," tulis laporan itu.

Jika dibanding selama sepekan terakhir, pertambahan kasus positif Sabtu ini lebih tinggi dibanding Jumat (29/1) sebanyak 3.448 kasus, Kamis (28/1) 2.821 kasus, Rabu (27/1) 1.836 kasus, Selasa (26/1) 2.314 kasus, Senin (25/1) 2.451 kasus dan Sabtu (23/1) 3.285 kasus.

Namun penambahan k 3.491 kasus Sabtu ini, lebih rendah dibanding Minggu (24/1) sebanyak 3.512 kasus, terlebih jika dibandingkan Jumat (22/1) sebanyak 3.792 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi.

Sementara itu, pasien sembuh dari paparan pandemi COVID-19 di Jakarta, Sabtu ini bertambah 3.255 orang sehingga totalnya menjadi 238.395 orang atau 89,5 persen dari jumlah total kasus positif COVID-19 saat ini sebanyak 266.244 kasus.

Sementara itu, dari jumlah total itu, sebanyak 23.595 orang masih dirawat/diisolasi, 4.254 orang meninggal dunia atau senilai 1,6 persen dari total kasus positif.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir sebesar 15,6 persen.

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, sebesar maksimal lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Terakhir, persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Maret 2020 sebesar 10,1 persen.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani