Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:33wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Mayjen Dudung Angkat Bicara Usai Dituding Tantang Perang FPI, Netizen: Mana Berani MRS, Lihat Foto JKW aja Uda Kesetanan...

Rabu, 31-Maret-2021 16:40

Habib Rizieq Shihab dan Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman
Foto : Berita Islam
Habib Rizieq Shihab dan Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Habib Rizieq Shihab (HRS) menuding Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman enantang perang FPI sewaktu membacakan nota keberatan atau eksepsi terhadap dakwaan perkara dugaan penghasutan berbuntut kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, dan Tebet, Jakarta Selatan. 

Banyak warganet menyoroti pernyataan HRS. Berikut beberapa komentar Netizen di akun FB Mak Lambe Turah, Rabu 31 Maret 2021. 

MLT: Yang Mak pahami, orang kalo bener2 ibadahnya itu ga suka berantem, ga suka ngamuk, ga suka ngajak ribut ga suka dendam.

Harahap: “Mna berani MRS. lihat fotoh pak jokowi aj,di persidangan uda kesatanan dia.”

Sementara itu, mengetahui namanya disebut-sebut Mayjen Dudung akhirnya ikut angkat bicara soal tuduhan Rizieq itu. Apa kata Mayjen Dudung?

"Intinya kalau saya mem-back up kepolisian dan kita junjung tinggi supremasi hukum biar mereka (hakim dan jaksa) yang menyelesaikan tugasnya. TNI untuk sementara standby di tempat untuk dengan kepolisian," ujar Dudung kepada wartawan di Rumah Sakit Bhakti Mulia, Slipi, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (31/3/2021).

Dudung kemudian enggan berbicara banyak soal kasus Rizieq. Sebab, saat ini, menurutnya, proses persidangan masih berlangsung di pengadilan.

"Kita ikuti aja proses hukum dari persidangan," kata Dudung seperti dilansir detik.com.

Tuduhan Rizieq itu disampaikan dalam sidang pada 26 Maret 2021. Rizieq menuding adanya teror di kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat, oleh pasukan elite TNI seusai penyelenggaraan acara pernikahan anaknya serta Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain itu, Rizieq menuduh Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman menantang perang FPI.

"Petamburan tempat tinggal saya didatangi oleh Pasukan Koopsus TNI (Komando Operasi Khusus TNI) yang terdiri atas tiga pasukan elite TNI, yaitu Kopassus AD, Marinir AL, serta Paskhas AU. Pasukan Koopsus ini tidak bergerak kecuali dengan perintah Presiden," ujar Rizieq.

Habib Rizieq mengaku Koopsus hanya lewat sembari berhenti sebentar di mulut gang markas besar FPI. Namun dia merasa kegiatan Koopsus tersebut sebagai teror.

Kedatangan Koopsus di Petamburan, walaupun hanya lewat sambil berhenti sebentar di mulut gang markas besar FPI, tapi sempat menakutkan warga. Ini adalah teror untuk saya dan keluarga serta para tetangga saya di Petamburan," ungkap Habib Rizieq.

Lebih lanjut Habib Rizieq mengatakan FPI ditantang perang oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman. Baliho gambar Habib Rizieq juga diturunkan oleh aparat TNI.

"Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman di Monas tidak ada angin dan tidak ada hujan tebar ancaman terhadap FPI, bahkan menantang perang FPI. Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman menurunkan pasukan dengan kendaraan perang untuk menurunkan seluruh baliho ucapan selamat datang untuk saya di seluruh Jakarta. Baliho dengan foto saya mulai diturunkan oleh aparat TNI dan Polri di seluruh Indonesia," ucap Habib Rizieq.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto