Netral English Netral Mandarin
banner paskah
17:13wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
P3S: Moeldoko Seperti Kacang Lupa Kulit dan Jokowi Hanya Diam Membisu

Rabu, 10-Maret-2021 05:18

Pengamat politik Jerry Massie
Foto : Istimewa
Pengamat politik Jerry Massie
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat politik sekaligus Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyoroti sikap diam Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap kisruh Partai Demokrat yang melibatkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Menurut Jerry, diamnya Presiden Jokowi itu menimbulkan kesan bahwa Presiden membiarkan Moeldoko untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.

"Saya lihat Jokowi hanya membiarkan tanpa menegur Kepala KSP-nya tersebut. Setidaknya Jokowi tahu tapi hanya diam membisu," kata Jerry kepada netralnews.com, Senin (8/3/2021).

Padahal, lanjutnya, Jokowi sebagai atasan Moeldoko harusnya bisa menegur anak buahnya itu. "Sebagai atasan tak masalah menegur Moeldoko," ujar Jerry.

Jerry menambahkan, sikap diam Presiden Jokowi itu membuat banyak pihak mempertanyakan kredibilitas pemerintah."Ini memang berdampak di pemerintahan, kredilitas pemerintah akan dipertanyakan," ucap Jerry.

Di satu sisi, Jerry menilai Moeldoko terlalu frontal dalam upaya mengambil alih kepemimpinan Demokrat melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara (Sumut).

Jerry menilai, Moeldoko seperti lupa akan jasa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) semasa menjadi presiden, dimana SBY menunjuk Moeldoko menjadi Panglima TNI.

"Memang saya nilai Moeldoko terlalu frontal. Dan juga Moeldoko lupa jasa Presiden SBY memberikan kepercayaan sebagai Panglima TNI saat menjabat," jelas Jerry.

"SBY pernah mengangkat Moeldoko jadi Panglima TNI tapi  'air susu dibalas dengan air tuba' dan menggunting dalam lipatan," pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah kader yang telah dipecat DPP Partai Demokrat menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3/2021). Dalam KLB itu, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko ditetapkan menjadi ketua umum.

Forum KLB tersebut juga menyatakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) otomatis demisioner dari jabatan ketua umum usai Moeldoko ditetapkan.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli