Netral English Netral Mandarin
banner paskah
10:09wib
Presiden Joko Widodo mengingatkan jajaran kepala daerah untuk berhati-hati menghadapi potensi pandemi Covid-19 gelombang kedua. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan pemerintah masih memiliki utang penugasan sebesar Rp1,27 triliun kepada perusahaan.
Ortu Kandung Betrand Undang Roh Leluhur untuk Minta Maaf pada Keluarga Ruben Onsu

Jumat, 23-April-2021 15:50

Ruben Onsu dan keluarga dari Betran.
Foto : Cerpen
Ruben Onsu dan keluarga dari Betran.
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Kedua Orang Tua Penyanyi Betrand Putra Onsu, Ferdy Peto dan Vivi mengundang roh leluhur untuk meminta maaf pada keluarga Artis Ruben Onsu dan Sarwendah. 

Tindakan itu dilakukan Ayah Kandung Betrand dalam sebuah acara adat yang juga menghadirkan Ibu Asuh Betrand, Sarwendah dan Orang Tua Sarwendah. Acara adat dilakukan di kediaman Ruben di Jakarta dan kedua Orang Tua Kandung Betrand datang dari Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

“Saya dan ibu dari NTT, Manggarai akan buat acara adat. Saya atas nama orang tua dari Manggarai dan ibu ingin ucapkan terima kasih serta maaf kepada keluarga bunda (panggilan untuk Sarwendah),” ujar Ferdy, dikutip dari tayangan Youtube keluarga Ruben, Jumat (23/4/2021).

Ferdy lantas menyiapkan bahan sesuai dengan kebutuhan adat. Menurut pantauan, hal itu berupa sebuah botol hijau berisi cairan yang dipegang Ferdy dan diserahkan kepada Sarwendah. Sebelumnya, Ferdy juga berbicara dalam bahasa daerah. 

Setelahnya, Betrand sampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak dan Ibunya yang telah melakukan acara adat dari Manggarai, NTT. Betrand juga sampaikan terima kasih kepada Sarwendah dan kedua orang tua Sarwendah yang kini menjadi kakek dan nenek dari Betrand. 

“Terkait prosesi adat, jadi maksud dan intinya karena selama ini di media sosial banyak orang-orang memojokkan adik saya, Ibu Sarwendah dan mencemooh hanya karena cinta pada buah hatinya, Betrand,” jelas Ferdy. 

Ferdy menyadari, Sarwendah sakit hati dengan berbagai pemberitaan dan komentar tidak mengenakkan. Dia juga menyadari bahwa orang tua Sarwendah yang melahirkan dan membesarkan tentu merasa lebih sakit hati karena anaknya mendapat perilaku demikian. 

“Kami sampaikan permintaan maaf. Yeyeh dan Naynay tentu tersakiti. Maka saya hadirkan roh kami dari NTT untuk menyaksikan prosesi ini,” ujar Ferdy. 

Lebih lanjut Sarwendah sampaikan terima kasih pada Ferdy dan Vivi. Dia tegaskan, apabila berlandaskan rasa cinta seorang ibu, dirinya tidak masalah dikatai apapun. 

“Saya bukan anggap lagi, tapi ini cucu pertama saya,” ujar Ayah dari Sarwendah. 

“Ini cucu paling gede,” sambung Ibu dari Sarwendah.

Selain meminta maaf, kedua orang tua kandung Betrand juga sampaikan terima kasih karena Yeyeh dan Naynay sudah menjadi pengganti opa dan oma Betrand di Manggarai.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani