Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:07wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Nilai Tukar Rupiah Rabu Sore Ditutup Menguat, Ini Penyebabnya

Rabu, 24-Februari-2021 17:50

Ilustrasi Rupiah
Foto : Istimewa
Ilustrasi Rupiah
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nilai tukar (kurs) yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (24/2/2021) sore ditutup menguat didukung pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell terkait kebijakan suku bunga rendah bank sentral AS tersebut.

Rupiah ditutup menguat 8 poin atau 0,05 persen ke posisi Rp14.085 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya di Rp14.093 per dolar AS.

"Penguatan rupiah didukung Gubernur The Federal Reserve AS Jerome Powell yang menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk suku bunga rendah dan pembelian obligasi untuk mendukung pemulihan ekonomi AS," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Dukungan The Fed tersebut bisa menjadi faktor negatif jangka panjang bagi dolar AS. Powell juga menepis kekhawatiran bahwa kebijakan moneter yang longgar dapat menyebabkan inflasi dan gelembung keuangan.

Dari domestik, Bank Indonesia sudah beberapa kali menurunkan suku bunga acuan, tujuan utamanya adalah untuk membantu memulihkan ekonomi dari pandemi COVID-19 dan menstabilkan rupiah. Namun, penurunan suku bunga BI belum dibarengi dengan penurunan suku bunga kredit perbankan.

Apabila perbankan tidak menurunkan suku bunga kredit, maka masyarakat atau pengusaha akan terbebani dengan bunga yang tinggi sehingga masyarakat dan pengusaha enggan untuk meminjam dana di perbankan.

"Sinyal positif data eksternal kurang didukung dengan data internal yang mengakibatkan penguatan mata uang garuda tertahan," ujar Ibrahim.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.073 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.073 per dolar AS hingga Rp14.090 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan rupiah menguat Rp14.089 per dolar AS, menguat dibandingkan posisi pada hari sebelumnya Rp14.126 per dolar AS.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli