Netral English Netral Mandarin
17:22wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Nilai Tukar Rupiah Kamis Pagi Terkoreksi, Ini Penyebabnya

Kamis, 04-Maret-2021 10:35

Ilustrasi Rupiah dan Dolar AS
Foto : Istimewa
Ilustrasi Rupiah dan Dolar AS
35

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (4/3/2021) pagi terkoreksi seiring ekspektasi pemulihan ekonomi di Amerika Serikat.

Pada pukul 9.45 WIB, rupiah melemah 53 poin atau 0,37 persen ke posisi Rp14.298 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.245 per dolar AS.

"Kenaikan indeks dolar dan yield obligasi AS kemungkinan akan mendorong pelemahan rupiah di tengah minimnya sentimen positif dari dalam negeri," kata analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Menurut Ahmad, indeks dolar kemungkinan menguat ke level 91 hari ini setelah imbal hasil obligasi AS kembali naik dan kemungkinan mendorong arus modal masuk ke AS.

Selain itu data Markit Composite final Februari yang naik menjadi 59,5 dari 58,7 pada Januari, menunjukkan semakin membaiknya ekonomi AS dan menjadi sentimen positif bagi dolar AS.

Sedangkan imbal hasil (yield) obligasi AS tenor 10 tahun kemungkinan menguat ke level 1,5 persen.

"Para pelaku pasar berekspektasi akan semakin cepatnya pemulihan ekonomi AS pada 2021 setelah Presiden Joe Biden berjanji bahwa ketersediaan vaksin bagi seluruh orang dewasa di AS maju lebih cepat dibandingkan yang dijadwalkan," ujarnya.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) diperkirakan melemah ke level Rp14.350 per dolar AS.

Pada Rabu (3/3/2021), rupiah ditutup menguat 80 poin atau 0,56 persen ke posisi Rp14.245 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.325 per dolar AS.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati