Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:13wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Sebut DKI Sukses dan Maju, Musni: Pihak yang Bilang Anies Gagal Hanya Asbun

Senin, 04-January-2021 09:00

Sosiolog Musni Umar.
Foto : Facebook
Sosiolog Musni Umar.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosiolog Musni Umar mengatakan, banyaknya penghargaan yang didapat Pemprov DKI Jakarta sepanjang tahun 2020 sebagai indikator kesuksesan dan kemajuan Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria.

Hal tersebut disampaikan Musni dalam tulisannya berjudul "DKI Tetap Sukses dan Maju Ditengah Pandemi Covid-19: Kilas Balik 2020" yang diunggah di website-nya, arahjaya.com, Sabtu (2/1/2021).

"Indikator kesuksesan dan kemajuan DKI di bawah Gubernur Anies dan Wagub Riza Patria pada 2020, bisa diukur dari banyaknya penghargaan yang diberikan lembaga pemerintah dan swasta dalam dan luar negeri," kata Musni, dikutip netralnews.com, Senin (4/1/2021).

Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) itu kemudian membeberkan berbagai penghargaan yang diraih Pemprov DKI Jakarta sepanjang tahun 2020 seperti yang diberitakan media.

 

Pertama, Predikat Honorable Mention yang diraih pada Sustainable Transport Award 2020.

 

Kedua, dari Kemenag diberikan pada Gubernur Anies Baswedan atas Pengembangan Pendidikan Agama dan Keagamaan di DKI Jakarta.

 

Ketiga, PT Transjakarta mendapat tiga penghargaan langsung dari TOP Digital Innovation Award, yaitu:

 

– TOP Corporate Performance 2020– TOP CEO in Digital Transformation – Chief Executive Officer 2020– TOP CEO in Digital Business Process – Chief Information Technology 2020.

 

Keempat, Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. DKI telah meraih predikat WTP selama tiga tahun berturut-turut sejak DKI dipimpin Anies.

 

Kelima, penghargaan Program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dari BNN RI.

 

Keenam, DKI meraih Penghargaan Pembina BUMD Terbaik dan Top of the Top dalam BUMD Award 2020.

 

Ketujuh, DKI melalui Jakarta Propertindo (Jakpro) meraih IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2020, untuk kategori Proses Internal atas Inovasi Teknologi Digital Building Information Modelling (BIM).

 

Kedelapan, DKI meraih 9 kategori sekaligus Juara Umum pada Anugerah Public Relations Indonesia Awards 2020 dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

 

Kesembilan, meraih penghargaan Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) sebagai juara pertama kompetisi nasional dalam bidang TIK dari Kemenkominfo RI.

 

Kesepuluh, DKI kembali meraih juara Sustainable Transport Award 2021 atas pengembangan Program Integrasi Antarmoda Transportasi Publik.

 

Kesebelas, Dinas Sosial DKI mendapat Anugerah Padmamitra Award dan penghargaan bagi pilar-pilar sosial dalam penanganan Covid-19 Tahun 2020.

 

Kedua belas, DKI meraih Indonesia Government Procurement Award 2020 untuk kategori Inovasi Pengadaan yang Mendukung Transparansi Belanja Pengadaan dari LKPP RI

 

Selain itu, DKI menempati posisi tertinggi dalam Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia.

Atas berbagai penghargaan tersebut, Musni Umar berpendapat bahwa pihak- pihak yang menyebut Gubernur Anies gagal pimpin DKI cuma asal bunyi (asbun).

 

"Maka, pernyataan dari beberapa pihak bahwa Gubernur Anies gagal memimpin DKI hanya asbun (asal bunyi) tidak didukung fakta. Mustahil DKI dapat penghargaan begitu banyak kalau gagal dan amburadul," jelas Musni.

Sementara dalam cuitan akun Twitter-nya yang menyertakan link tulisannya itu, Musni menyebut pihak yang menuding Anies gagal pimpin Jakarta adalah PDIP DKI.

"DKI Jakarta peroleh 12 Penghargaan selama tahun 2020. Ranking nomor 1 se-Indonesia dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tapi PDIP DKI sebut Anies gagal pimpin DKI," tulis @musniumar.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani