Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:54wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Musni: Saya Menolak Keras yang Anggap Prof Din Syamsuddin sebagai Radikal

Kamis, 11-Februari-2021 22:00

Sosiolog Musni Umar.
Foto : Youtube
Sosiolog Musni Umar.
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosiolog Musni Umar menolak keras adanya anggapan bahwa Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin sebagai radikal.

"Saya menolak keras yang menganggap Prof Din Syamsuddin sebagai radikal," tulis Musni di akun Twitternya, Rabu (10/2/2021).

Musni tak terima dengan anggapan demikian, karena menurutnya eks Ketum PP Muhammadiyah itu dalam perkataan dan sikapnya senantiasa mengusung nilai berkonsep tasammuh (toleran), wasathiyah (pertengahan) dan tawazun (seimbang).

Selain itu, Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) ini juga menilai Din Syamsuddin sebagai tokoh yang sangat keras dan tegas mengecam korupsi dan ketidakadilan.

"Beliau selalu berkata dan bersikap  tawazun (berimbang), wasathiyah (pertengahan) dan tashamuh (toleran), tapi sangat keras dan tegas mengecam korupsi, ketidak-adilan & ketidak-benaran," cuit @musniumar. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani