Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:22wib
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak gugatan pedangdut Rhoma Irama sebesar Rp1 miliar melawan PT Sandi Record. Komisi IX DPR akan memanggil Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang masih mengizinkan Vaksin AstraZeneca untuk digunakan di Indonesia.
Munarman Ungkap FPI Baru Pro-NKRI, Denny: Munaroh, Munaroh..., Basi ah!

Minggu, 17-January-2021 10:55

Munarman Ungkap FPI Baru Pro-NKRI, Denny malah sebut Munaroh, Munaroh..., Basi, ah!
Foto : Istimewa
Munarman Ungkap FPI Baru Pro-NKRI, Denny malah sebut Munaroh, Munaroh..., Basi, ah!
411

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Sekretaris Umum FPI menyatakan roh pergerakan Front Persaudaraan Indonesia sebagai reinkarnasi FPI akan lebih menampilkan wajah Islam yang bersaudara. Juga berjuang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Visi-misi FPI sejak awal tetap dalam bingkai NKRI dan dasar negara Pancasila," kata Munarman saat ditemui tim Blak-blakan pada Senin malam lalu.

Minggu (17/1/21), pegiat media sosial Denny Siregar langsung menanggapi ketus, katanya: "Hahahahaha... Munaroh munaroh.. Basi, ah!"

Sebelumnya diberitakan, meski ungkap tujuan FPI Baru didirikan, namun Munarman belum memastikan apakah akan tetap ikut dalam kepengurusan FPI. Begitu juga susunan pengurus yang lain belum diisi secara fix. Nama-nama yang ada baru sebatas para deklarator.

Mantan aktivis HAM itu mengakui, dalam perjuangannya, FPI pernah melakukan sejumlah tindak kekerasan. Tapi secara bertahap, hal itu makin berkurang karena FPI juga melakukan perjuangan lewat jalur hukum dan konstitusional.

"FPI juga melakukan perjuangan lewat jalur konstitusional dengan beraudiensi ke DPR/MPR, MK, dan MA," kata Munarman dinukil Detik.com.

Soal pernyataan Imam Besar FPI M. Rizieq Shihab yang seolah mendukung ISIS, dia menepisnya. Pernyataan seperti dalam video yang diputar di Kementerian Polhukam pada akhir Desember lalu disebutnya tidak utuh.

Begitu juga soal kehadirannya dalam acara baiat dukungan terhadap ISIS di Makassar beberapa waktu lalu tidak tepat. Munarman menegaskan dirinya hadir di situ sebagai pembicara seminar.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto