Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:25wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Heboh Misteri Makam yang Dibeli Pemprov DKI Ada di Mana? FH: Sarat Patgulipat

Jumat, 22-January-2021 11:33

Ilustrasi Misteri Makam yang Dibeli Pemprov DKI Ada di Mana? Ferdinand sebut Sarat Patgulipat
Foto : Istimewa
Ilustrasi Misteri Makam yang Dibeli Pemprov DKI Ada di Mana? Ferdinand sebut Sarat Patgulipat
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Baru-baru ini, soal di mana sesungguhnya letak makam yang dibeli Pemprov DKI Jakarta ramai dibicarakan anggota DPRD DKI Jakarta. Alhasil keberadaannya menjadi misteri.

Mantan politikus Demokrat ikut angkut bicara. Jumat (22/1/21), melalui akun Twitternya, ia menduga persoalan tersebut bakal sarat patgilipat.

"Hingga saat ini pun kami tidak tahu di mana lahan tersebut. Ini kan dibeli pakai uang rakyat, tapi mengapa lokasi lahan seolah-olah dirahasiakan," kata Ferdinand menirukan pernyataan Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Justin Untayana.

"Ini belinya bgmn? Tunjuk dan beli langsung? Wahhhh kalau begini sarat dugaan patgulipat," imbuh Ferdinand.

Sementara sebelumnya diberitakan, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Justin Untayana, mempertanyakan keberadaan lahan makam yang dibeli Pemprov DKI Jakarta seharga Rp 185 miliar.

Justin mengatakan, dia mendapat informasi bahwa Pemprov DKI sudah membayar sejumlah uang untuk pengadaan makam. Namun hingga kini lokasi lahan pemakaman yang telah dibayar belum juga diketahui letaknya.

"Hingga saat ini pun kami tidak tahu di mana lahan tersebut. Ini kan dibeli pakai uang rakyat, tapi mengapa lokasi lahan seolah-olah dirahasiakan," kata Justin seperti dinukil Kompas.com, Kamis (21/1/2021).

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengatakan, jika Pemprov DKI sudah melakukan pembayaran, seharusnya lahan pemakaman tersebut bisa digunakan.

Pasalnya, kata Justin, saat ini pemakaman jenazah pasien Covid-19 terus meningkat dan lahan pemakaman juga sudah menipis.

Justin juga mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah meminta anggaran Rp 219 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020 untuk pengadaan lahan makam.

Untuk itu, dia meminta Anies segera merealisasikan apa yang sudah disepakati sebelumnya untuk membuka lahan pemakaman baru.

Krisis lahan pemakaman untuk jenazah pasien Covid-19 semakin nyata dengan penuhnya Taman Pemakaman Umum ( TPU) Serengseng Sawah. TPU Serengseng Sawah merupakan TPU ketiga yang digunakan untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19 setelah TPU Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur dinyatakan penuh.

Selama delapan hari dibuka untuk tempat pemakaman jenazah pasien Covid-19, TPU Serengseng Sawah sudah menguburkan 481 Jenazah.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berulang kali mengatakan sudah menyiapkan lahan makam TPU di Rorotan. Namun hingga hari ini lahan yang disebutkan itu belum juga dipakai.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto