Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:38wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Minder karena Pendek? Inilah 13 Tips Meninggikan Badan!

Minggu, 24-January-2021 19:11

Ilustrasi Minder karena Pendek? Ini Tips Meninggikan Badan!
Foto : Hipwee.com
Ilustrasi Minder karena Pendek? Ini Tips Meninggikan Badan!
1

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anda merasa minder karena badan Anda pendek? Jangan khawatir, ini 13 tips meninggikan badan Anda secara alami dan tanpa efek samping.

Namun sebelumnya, sebaiknya terlebih dahulu kita mengulas apa itu minder. Sebab, persoalan minder bisa jadi menjadi persoalan lebih penting dari keinginan Anda untuk memiliki tubuh tinggi. 

Lagi pula, jangan sepelekan perasaan minder menjalari jiwa Anda. Ini juga berlaku bagi putra-putri Anda yang menunjukkan indikasi mengalami psikologi minder.

Minder atau kecil hati bisa merongrong seseorang menemukan jatidirinya. Ketika semakin akut, bisa tak mengenali dirinya. Akibatnya, hidup tapi tak lagi hidup. Mengerikan bukan?

Baca Juga :

Rasa minder menghambat  kemajuan seseorang. Minder menghadirkan rasa malu, menarik diri dari pergaulan, takut, merasa tidak layak, dan sebagainya. Sukses menjadi sulit diraih.

Sebenarnya ada beberapa faktor penyebab minder. Dalam artikel psikologi yang diunggah psychologytoday.com, setidaknya ada empat penyebab minder.

Pertama, terobsesi segalanya sempurna atau perfeksionis. Ingin menjadi sempurna itu baik tetapi jika kaku dan menempatkan diri harus, harus, dan harus tapi tak mampu, lahirlah stres lalu minder.

Orang yang perfeksionis terlalu menetapkan target yang tinggi tanpa meliat realitas yang ada pada dirinya. Idialis tapi tidak realis.

Bagi mereka, standar kesuksesan adalah kesempurnaan. Selama belum meraih targetnya secara sempurna, mereka tidak akan puas.

Sebenarnya, sikap itu sikap yang konstruktif. Dengan target yang tinggi, mereka terdorong untuk berusaha semaksimal mungkin mencapai target itu.

Tetapi, jika kesempurnaan menjadi obsesi, maka ia tidak membawa kebaikan bagi dirinya, melainkan justru menjadi bumerang.

Ketika obsesi kesempurnaan tak terwujud, frustrasi menjalari dirinya. Padahal, kegagalan harus melahirkan semanhgat baru untuk berhasil tapi karena tidak realistis, kegagalan tak memberikan pelajaran secara konstruktif.

Oleh karena itu, untuk membuang rasa minder, hindari sikap perfeksionis. Tetapkan target yang tinggi. Tetapi, tidak perlu terobsesi pada kesempurnaan.

Toh, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Sampai kapan pun, kita selalu memiliki kekurangan. Justru kekurangan itu menjadi daya pendorong diri kita untuk selalu berubah lebih baik.

Faktor kedua adalah tak mampu keluar dari rasa sesal. Penyesalan yang berlarut akan menggerogoti jiwa manusia.

Menyesal merupakan hal yang lumrah. Setiap kekeliruan menimbulkan penyesalan. Dengan penyesalan, kita belajar untuk tidak mengulangi kekeliruan yang kita buat.

Tetapi, penyesalan yang berlarut-larut juga tidak baik. Alih-alih menjadi pelajaran, ia justru menjadi krikil yang menghambat kemajuan Anda.

Penyesalan yang berlarut-larut membuat Anda tenggelam dalam rasa bersalah. Anda dapat menyumpahserapahi diri Anda sebagai orang yang bodoh dan ceroboh.

Kita tidak perlu berlarut-larut dalam penyesalan. Jadikan kekeliruan sebagai pelajaran. Tataplah ke depan, bukan ke belakang.

Faktor ketiga kebiasaan membandingkan diri Anda dengan orang lain dan merasa kalah hebat dengan orang tersebut. Anda kemudian merasa lebih kecil dan kerdil di banding orang tersebut.

Ini karena, sebenarnya Anda tidak membandingkan diri Anda yang sebenarnya dengan dirinya yang sebenarnya, melainkan Anda hanya melihat orang lain sebagai sosok yang sempurna di mata Anda.

Padahal, orang itu pasti memiliki kekurangan dan Anda memiliki kelebihan yang tidak dimiliki orang tersebut.  Jadi semestinya Anda adil dalam menilai.

Hargai kelebihan diri Anda. Walaupun ibaratnya hanya sedikit, kelebihan itu menjadi awal dan modal utama untuk menjadikan Anda bangkit dan tak boleh berkecil hati. Mensyukuri  kelebihan itu penting.

Faktor keempat adalah karena mampu menerima diri Anda seutuhnya. Salah satunya adalah persoalan fisik yang selalu dipersoalkan.

Salah satu contohnya adalah persoalan tinggi badan. Karena Anda merasa pendek, Anda minder. Seolah tinggi badan menjadi segala-galanya. Anda lupa dengan kelebihan lainnya.

Nah, khusus mengenai persoalan minder karena tinggi badan yang menurutmu kurang tinggi atau kurang idel, sebenarnya ada banyak tips khusus meninggikan badan.

Anda bisa pilih mana yang sesuai dan bisa dipraktikkan. Sesuaikan juga dengan usia Anda atau usia anak Anda yang menginginkan tubuh menjadi lebih tinggi.

Namun sebelumnya, ada baiknya Anda tidak menggunakan cara-cara instan dengan mengonsumsi obat-obatan yang katanya bisa membuat langsing dan tinggi.

Sebaiknya Anda berhati-hati pada suplemen yang terdapat label mendukung hormon pertumbuhan, ternyata bohong.

Karena hormon pertumbuhan hanya bisa diperoleh dengan melalui suntikan. Bukan dalam bentuk pil, tablet, atau sirup. Sebab itulah, Anda perlu teliti dan berhati-hati.

Sebaiknya Anda mulai mencoba cara menambah tinggi badan secara alami yang cepat, ampuh, dan tanpa efek samping.

Daripada Anda akan mengalami risiko dan efek samping dari suplemen yang tidak diinginkan, lebih baik gunakan tips meninggikan badan yang bersifat alami tanpa efek samping yang membahayakan.

Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut sederet tips meninggikan badan yang bisa Anda praktikkan:

1. Rajin minum susu kalsium tinggi

Susu dikenal memiliki kalsium yang tinggi juga proteinnya. Kalsium adalah zat yang paling penting untuk menjaga tulang agar sehat dan kuat.

Pada saat Anda hendak membeli produk susu, pastikan susu tersebut juga mengandung vitamin D. Vitamin D berfungsi untuk membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.

Kalsium bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan tulang pada anak dan juga mampu membantu mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis).

Dengan meminum susu sebanyak 2 kali sehari. Pada saat sarapan pagi dan malam menjelang tidur. Kebiasaan ini akan membantu mempercepat proses pertumbuhan tinggi badan Anda.

 2. Rajin minum air mineral yang cukup

Jangan biarkan anda mengalami dehidrasi karena dehidrasi merusak pertumbuhan. Salah satu solusinya adalah minum air mineral yang cukup yakni setiap hari minimal 8 gelas.

Air mineral merupakan air minum yang mengandung mineral yang mudah larut dan bisa dengan cepat dicerna oleh tubuh. Karena itu rutinlah untuk minum air mineral sebanyak 8 gelas setiap harinya.

3. Rajin mengonsumsi makanan berkalsium tinggi

Anda juga perlu mengkonsumsi makanan mengandung kalsium tinggi agar bisa membantu untuk memaksimalkan proses pertumbuhan tinggi badan, selain dengan rutin minum susu.

Makanan dengan kalsium tinggi misalnya: biji-bijian (biji chia, biji wijen, biji poppy), sarden dan salmon, keju, yogurt,almond, kacang dan lentil.

 4. Mengkonsumsi makanan bernutrisi tinggi

Hal yang juga berperan penting bagi proses pertumbuhan tinggi badan Anda adalah mengkonsumsi makanan dengan nutrisi tinggi.

Makanan bernutrisi adalah makanan yang banyak mengandung protein dan vitamin. Akan semakin baik lagi jika mengandung kalsium juga.

Contoh makanan yang mengandung nutrisi tinggi: blueberry, goji berries, sawi, biji chia.

Cara ini merupakan cara menambah berat dan tinggi badan supaya Anda bisa memiliki tinggi dan berat badan yang ideal.

 5. Istirahatlan yang cukup

Jangan biarkan tubuh Anda terporsir tiap hari tanpa memberikan haknya untuk istirahat. Kita harus adil terhadap diri kita termasuk tubuh kita sendiri.Pada saat tubuh sedang beristirahat atau tidur, tubuh akan memproduksi hormon pertumbuhan (HGH).

Karena itu sebaiknya tidurlah dengan cukup dan teratur. Waktu tidur yang sehat minimal 8 jam sehari.

Dengan tidur yang teratur, akan memperlancar produksi hormon pertumbuhan, selain itu juga akan membantu proses regenerasi sel dan jaringan tubuh.

 6. Tidur dengan posisi yang benar

Apakah Anda tahu bahwa tidur dengan posisi tidur yang salah akan membuat pertumbuhan tulang dan postur tubuh menjadi tidak benar, yaitu tulang yang melengkung dan postur tubuh yang bungkuk.

Cara tidur yang baik supaya bisa menambah tinggi badan yaitu dengan posisi telentang, yakni wajah menghadap atas, kaki lurus tanpa memeluk guling, dan tidak menggunakan bantal yang terlalu tinggi.

 7. Stretching

Stretching atau peregangan adalah latihan fisik yang mudah. Tujuannya agar otot-otot menjadi lemas dan nyaman.

Latihan ini biasanya dilakukan sebelum dan sesudah berolahraga.

Melakukan peregangan setelah bangun tidur juga merupakan salah satu cara menambah tinggi badan dalam 1 minggu yang efektif.

Caranya, lakukanlah peregangan secara berurutan mulai dari tubuh bagian atas ke tubuh bagian bawah. Sebaiknya jangan melakukan peregangan secara tidak berurutan (acak) (atas - bawah - atas - bawah).    Peregangan secara acak bisa menyebabkan peredaran darah menjadi tidak teratur dan bisa menyebabkan rasa mual dan pusing.

 8. Berenang

Berenang sangat baik dan beruntung bila Anda atau anak Anda memiliki hobi renang karena dengan sendirinya, usaha meninggikan badan akan bisa diwujudkan.

Namun jangan khawatir bila Anda tidak suka berenang tetapi tetap ingin tubuh Anda tinggi. Anda bisa memilih tips meninggikan badan lainnya.

Tapi bila ingin mencoba menyukai renang, juga tidak ada salahnya. Mulailah dengan hal sederhana. Anda bisa berenang bersama teman-teman karib Anda sehingga renang tidak membuat Anda merasa terpaksa.

Dengan begitu, diharapkan Anda bisa mulai menyukainya. Coba saja, main air itu menyenangkan loh.

Olahraga renang menggerakan seluruh otot tubuh. Saat terjadi peregangan, pertumbuhan tinggi tubuh akan ikut terpacu.

Melakukan olahraga berenang telah lama dipercaya bisa digunakan sebagai cara menambah tinggi badan dengan cepat secara alami.

Karena dengan berenang, semua otot-otot pada tubuh akan digerakkan dan dilatih, sehingga bisa membantu untuk mempercepat pertumbuhan tinggi badan Anda.

Hormon-hormon pertumbuhan akan terpicu untuk terus berproduksi, dengan melakukan olahraga berenang. Cobalah untuk berenang setidaknya sekali dalam seminggu.

9. Menendang

Melakukan gerakan menendang. Gerakan menendang akan membuat otot serta tulang Anda bisa merasakan sensasi ditarik yang akan merangsang pertumbuhan tulang kaki agar lebih panjang dan tentu saja menjadi lebih tinggi.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah melakukan gerakan menendang ke depan secara bergantian kaki kanan dan kiri.

Atau bisa Anda mengkombinasikannya dengan gerakan lain seperti futsal, yakni saat menendang bola. Lakukan secara rutin.

10. Melompat

Sama halnya dengan menendang, melompat juga bisa mempengaruhi pertumbuhan tulang kaki Anda. Gerakan melompat akan menstimulasi otot-otot kaki sehingga akan menjadikan tubuh lebih tinggi.

Caranya, lakukanlah gerakan melompat setiap hari selama 15 menit. Yang perlu Anda lakukan hanya melompat-lompat saja. Anda juga bisa melakukannya dengan menggunakan tali (lompat tali). 11. Yoga

Yoga adalah gerakan yang melatih tubuh dengan cara meregangkan tubuh. Gerakan peregangan pada yoga, efektif dan bermanfaat sebagai salah satu cara untuk menambah tinggi badan Anda.

Selain itu, yoga bisa membuat Anda relaks, tenang, bahkan sangat baik dilakukan sebelum tidur. Dampaknya, kualitas istirahat Anda saat tidur bisa maksimal. 12. Menjaga postur tubuh tetap tegak

Orang-orang seringkali secara tidak sadar melakukan postur tubuh yang salah, misalnya: berjalan dengan membungkuk atau duduk dengan posisi bungkuk.

Posisi yang tidak benar ini akan mengganggu pertumbuhan tulang Anda. Sebab itu, Anda harus selalu sadar untuk selalu menggunakan postur tubuh yang tegap pada setiap saat, misalnya: berdiri, berjalan, maupun duduk.

 13. Menghentikan kebiasaan tidak sehat

Menghentikan dan tidak melakukan kebiasaan yang tidak sehat seperti minum minuman yang mengandung alkohol, merokok.

Karena kebiasaan-kebiasaan tersebut akan menghambat pertumbuhan tinggi badan Anda.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto