Netral English Netral Mandarin
16:56wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Meski Sudah Divaksin, Penumpang Pesawat Wajib Rapid Test Antigen 

Jumat, 26-Maret-2021 07:00

Penumpang di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis, (11/3/2021).
Foto : Antara
Penumpang di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis, (11/3/2021).
14

PALANGKA RAYA, NETRALNEWS.COM  - Para penumpang pesawat udara dari Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya harus menjalani test rapid antigen jika hendak bepergian meskipun sudah menjalani vaksin sebanyak dua kali.

Executif General Manager (EGM) Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut Siswanto di Palangka Raya, Kamis  (25/3/2021) mengemukakan saat ini persyaratan perjalanan melalui udara masih tetap menggunakan pemeriksaan antigen sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Selama peraturan itu masih belum dicabut oleh pemerintah, maka persyaratan perjalanan masih tetap sama terhadap masyarakat yang sudah mengikuti vaksinasi.

"Adapun persyaratan penerbangan bagi calon penumpang masih belum berubah, yakni harus melakukan pemeriksaan dan mendapat hasil negatif melalui rapid antigen dengan masa berlaku selama dua hari," katanya. 

Siswanto mengatakan setiap hari pihaknya juga menyiapkan pemeriksaan kesehatan berupa rapid antibodi maupun antigen, bagi calon penumpang yang hendak bepergian.

"Mulai beroperasi sekitar pukul 05.30 WIB-16.00 WIB. Biaya untuk rapid antigen Rp200 ribu," ungkapnya.

Ia menegaskan AP II Bandara Tjilik Riwut secara disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19, baik terhadap para petugas atau karyawan, maupun masyarakat.  

Sementara itu terkait pergerakan penumpang di Bandara Tjilik Riwut, pihaknya menyampaikan sudah mulai terjadi peningkatan dan kondisinya membaik jika dibandingkan awal pandemi. Begitu juga dengan pergerakan kargo mulai stabil. Saat ini kargo masuk masih lebih mendominasi jika dibandingkan dengan kargo keluar daerah. 

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli