Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:38wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Mensos Risma Pastikan Telah Lakukan Respon Cepat, Tangani Bencana di Tanah Air

Minggu, 17-January-2021 08:47

Menteri Sosial, Tri Rismaharini
Foto : Istimewa
Menteri Sosial, Tri Rismaharini
13

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memastikan telah melakukan respon cepat dalam  penanganan dampak bencana seperti tanah longsor di Sumedang, gempa bumi di Sulawesi Barat, banjir di Kalimantan Selatan, dan daerah lain. 

Mensos menyatakan, sejak bencana terjadi, Kemensos langsung turun ke lapangan melalui pilar sosial seperti Tagana, pekerja sosial, dan juga Unit Pelayanan Teknis (UPT)  setempat. 

"Sudah turun ya sejak bencana terjadi. Tagana di situ bergerak dan dibantu dari daerah sekitar. Semua (sumber daya) kita kerahkan termasuk di Kalimantan Selatan," kata Mensos Risma di Unit Pelayanan Terpadu Daerah di Gedung Siola, Kota Surabaya, Sabtu (16/1/2021).

Selain bantuan tanggap darurat seperti bantuan logistik yang sudah disalurkan ke lokasi bencana, peran aktif Kemensos juga dibuktikan dengan gerak cepat UPT Kemensos di lokasi bencana melakukan penanganan terhadap penyintas. 

Di Kalsel, Balai Besar Pelatihan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin bergerak sejak  banjir melanda kawasan itu.

"BBPPKS berupaya untuk turut serta membantu warga sekitar yang terdampak banjir dengan menyediakan kamar asrama sebagai shelter bagi para pengungsi,"  kata Kepala BBPPKS Banjarmasin Salahuddin Yahya. 

Salah satu wilayah yang terdekat dengan kantor BBPPKS Banjarmasin adalah Desa Malintang, Kabupaten Banjar.

Kini,  sebanyak 130 orang jiwa telah dievakuasi untuk diberikan tempat penampungan sementara sampai kondisinya memungkinkan untuk bisa kembali ke tempat tinggal masing-masing.

"Bantuan logistik kami pastikan disiapkan untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi penyintas," kata Yahya menambahkan. 

Bersama itu juga bekerja Tim Layanan Dukungan Psikososial BBPPKS Banjarmasin memberikan bantuan bagi warga di shelter pengungsian terutama bagi orang tua dan anak-anak.

"Tentu saja dengan tetap melaksanakan protokol Covid 19, BBPPKS melakukan reaksi cepat atas kondisi terkini Kalimantan Selatan sekaligus upaya pengembangan peran BBPPKS dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial,"  kata Yahya. 

Gerakkan cepat juga ditunjukkan oleh Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental (BRSPDM) "Budi Luhur" Banjarbaru. Balai "Budi Luhur" juga  memfungsikan satu asrama menjadi posko darurat bencana banjir. 

Hingga ini, tercatat ada sebanyak 22 warga penyintas bencana banjir dari wilayah Martapura mengungsi di posko darurat bencana banjir, terdiri dari 2 orang lanjut usia (lansia), 10 orang suami istri, 3 orang remaja, serta 7 anak-anak serta bayi.

"Saat ini, bagi para penyintas sudah mendapatkan layanan pengecekan kesehatan, bantuan pakaian layak pakai, serta permakanan atau logistik selama berada di posko," kata Kepala Balai Herry Pawoko. 

Dia telah menugaskan kepada para pegawai, terutama pekerja sosial untuk mendampingi penyintas yang berada di posko untuk memberikan layanan psikososial. 

"Pekerja sosial langsung memberikan layanan psikososial dan trauma healing bagi warga para penyintas tersebut, sehingga dapat membantu mereka dalam menghadapi pasca terjadi bencana banjir yang melanda, "kata  Pawoko.

Di Makassar, BBPPKS Makassar menurun tim reaksi cepat (TRC) beranggotakan 7 personel yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Rasman. 

Menurut Rasman bantuan terhadap bencana tersebut merupakan bentuk kepedulian dalam misi kemanusiaan.

"Kami akan membantu bagi mereka yang terdampak bencana ini secara maksimal, baru saja saya dan tim membantu salah satu korban yang mau melahirkan," kata Rasman

Pada kesempatan itu, BBPPKS Makasar juga memberikan bantuan meliputi, Peralatan makan, air mineral, selimut dan terpal.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli