Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:56wib
Presiden Joko Widodo mengingatkan jajaran kepala daerah untuk berhati-hati menghadapi potensi pandemi Covid-19 gelombang kedua. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan pemerintah masih memiliki utang penugasan sebesar Rp1,27 triliun kepada perusahaan.
Mensos Beri Penghargaan Tinggi Bagi Guru-guru Korban KKB Papua

Selasa, 20-April-2021 19:55

Pemberiian penghargaan tinggi bagi guru-guru yang menjadi korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Foto : Kemensos
Pemberiian penghargaan tinggi bagi guru-guru yang menjadi korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
7

MAKASSAR, NETRALNEWS.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan penghargaan tinggi bagi guru-guru yang menjadi korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

“Para guru telah berjuang dan membuka jalan bagi anak-anak di sana agar lebih baik, sehingga ketika disodorkan penghargaan langsung saya tanda tangan," ujar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional V di Makassar, Selasa (20/4/2021) petang.

Pemerintah pusat, kata Mensos, telah menggelontorkan dana otonomi khusus (otsus) yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan kehidupan masyarakat setempat. 

“Namun, ada pihak-pihak tidak merasa puas, padahal para guru tersebut yang menjadi korban tersebut sudah ikhlas berada di tempat yang sangat jauh untuk membangun anak-anak di sana bisa lebih baik," ujar Mensos.

Terkait usulan pemberian beasiswa bagi anak-anak guru yang menjadi korban, tentu hal itu bukan kewenangan Kemensos, melainkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

“Untuk pemberian beasiswa bagi anak-anak guru dan peningkatan status guru dari honorer bukan kewenangan kami, melainkan akan mendorong dan mengusulkan kepada Kemdikbud, ” tandas Mensos.

Mensos mengingatkan segenap komponen bangsa agar tidak saling mendendam, melainkan untuk saling bergandengan tangan sehingga mampu melewati situasi sulit.

“Kepada keluarga korban agar bisa mengikhlaskan dan terkait penanganan kasus serahkan kepada institusi negara, serta mari bergandengan tangan agar kita bisa melewati situ sulit ini," ajak Mensos.

Mensos dan rombongan mengunjungi Balai Wirajaya, Balai Toddopuli, serta BBPPKS Regional V di Makassar. Di Sulawesi Selatan terdapat tiga balai rehabilitasi sosial, dua loka rehabilitasi sosial, serta 1 BBPKS Regional V di Makassar.

Kunjungan Mensos untuk memastikan pelayanan bagi masyarakat berjalan baik dan BBPKS Regional V menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesejahteraan sosial yang handal dan cepat, baik dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS), serta relawan sosial kendati dalam situasi pandemi Covid-19.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli