Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:57wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Menpora Prioritaskan Atlet Sepak Bola dan Basket Divaksin Duluan Besok, Ini Alasannya

Kamis, 25-Februari-2021 20:00

Zainudin Amali, Menteri Pemuda dan Olahraga.
Foto : kemenpora.go.id
Zainudin Amali, Menteri Pemuda dan Olahraga.
30

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan melakukan vaksinasi 820 atlet, pelatih dan tenaga pendukung akan dilakukan vaksinasi dari tahap pertama di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (26/2) pagi.

Dijelaskan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bahwa dari jumlah tersebut atlet dan tenaga pendukung yang diprioritaskan adalah mereka yang segera mengikuti event olahraga nasional maupun internasional. 

“Vaksinasi itu terdiri dari cabor-cabor yang kita sudah inventarisasi. Jumlahnya kira-kira sekira 820-an. Tempatnya akan kita lakukan di GBK, tempatnya di Istora Senayan,” kata Menpora di Jakarta, Kamis (25/2/2021). 

Menpora menjelaskan, untuk event nasional atlet yang diprioritaskan dilakukan vaksin adalah mereka yang akan tampil di sepak bola Piala Menpora dan bola basket atau Indonesian Basketball League (IBL) yang mulai bergulir Maret mendatang. Sementara event internasional adalah mereka yang akan mengikuti Olimpiade dan Sea Games. 

“Selain itu atlet yang bertanding di dalam (negeri) contohnya sebentar lagi akan ada kompetisi sepakbola, nah itu kita masukan dalam daftar yang kita prioritaskan vaksin, begitu juga dengan basket,” kata Menpora Amali. 

Untuk tahap selanjutnya, vaksinasi akan dilakukan untuk atlet pelatih dan tenaga pendukung cabang olahraga yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON). Saat ini, mereka masih berada di daerah masing-masing dan pihak Kemenpora akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan di pusat dan Dinas Keheranan di daerah. 

"Rencananya akan kita jangkau sampai mereka yang ikut PON yang ada di Provinsi-Provinsi. Mudah-mudahan pendataannya tidak ada kesulitan karena data atlet kan sudah ada, apalagi mereka yang ada di Pelatnas itu lebih gampang lagi,” kata Zainudin seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora. 

Menpora Amali meminta protokol kesehatan ketat dijalankan selama pemberian vaksinasi terhadap atlet, pelatih, dan pendukung. Mengingat, pemberian vaksinasi Covid-19 akan diikuti oleh ratusan peserta. 

“Karena pesertanya banyak, kita masih dalam situasi pandemi, kita harus juga tetap protokol kesehatannya dijalankan, physical distancingnya juga kita dilakukan, sehingga tidak ada yang berdesak-desakan,” pungkasnya.

Reporter :
Editor : Irawan HP