Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:29wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Menkumham Dongkol gegara Sempat Dituduh AHY Terlibat Kubu Moeldoko, Netizen: Jitak Saja Pak, Namanya Anak Suka Baper

Sabtu, 03-April-2021 11:01

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly
Foto : CNN Indonesia
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly telah mengumumkan menolak mengesahkan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang. Penolakan itu sebab KLB itu tidak memenuhi persyaratan.

Usai mengeluarkan pengumuman itu, Yasonna mengaku kecewa dengan pihak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sedari awal menuding keterlibatan Yasonna dalam KLB itu.

“Sebenernya saya dongkol banget. Nama saya dicatut. Dia bilang itu ada pertemuan Menteri Hukum dan HAM dengan Moeldoko. Kalau di Istana pasti kita ketemuan, tapi kita enggak pernah membicarakan itu,” ujar Yasonna Laoly yang YouTube Karni Ilyas Club, Sabtu (3/4).

Di akun FB Mak Lembe Turah, banyak netizen menanggapi pernyataan Yasonna.

MLT: “Jitak aja pak Yasonna, udah nuduh2 orang. Gitu deh suka baperan dan suuzon sama orang laen...”

Bernan Sagiman: “Ya namanya masih anak mak. Suka baper.”

Untuk diketahui, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Partai Demokrat saat ini yang menjadi pegangan KemenkumHAM adalah tahun 2020. Yasonna juga memastikan akan merujuk pada UU Partai Politik.

“Penyelesaian partai politik, pendaftaran partai atau kepengurusan partai politik, perubahan anggaran dasar harus merujuk ke undang-undang partai politik, UU No 2 tahun 2008 dan UU No 2 tahun 2011 yang merujuk juga AD/ART partai politik,” ujar Yasonna Laoly.

“Tetapi, jangan belum ada KLB sudah ribut menuding kita tanpa alasan,” lanjutnya.

“Makanya saya sampaikan saat pengumuman itu, bahwasanya pemerintah sangat menyesalkan tudingan-tudingan yang menyesatkan dari kubu AHY yang mengatakan intervensi pemerintah,” ujar Yasonna.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto