Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:08wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Sukseskan Vaksinasi dan Atasi Pandemi, Menkes Terima Masukkan IDI

Selasa, 12-January-2021 08:40

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Pengurus IDI
Foto : Kementerian Kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Pengurus IDI
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan kerja ke Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI).

Kunjungan ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi dan menerima masukan dari IDI terkait upaya-upaya penanggulangan pandemi COVID-19.

Dalam kunjungan kerjanya, Menkes Budi mengatakan dirinya menerima mandat sebagai Menteri Kesehatan dalam jangka pendek untuk mensukseskan vaksinasi dan mengatasi pandemi COVID-19. Dia menyadari bahwa masalah pandemi harus diselesaikan secara bersama-sama, bergotong-royong, dan inklusif dengan membangun gerakan masyarakat.

“Saya diberi tugas oleh Presiden untuk jangka pendek yang harus segera diselesaikan itu ada dua. Pertama mensukseskan program vaksinasi, yang kedua mengatasi pandemi," kata Menkes pada IDI di Jakarta, seperti dilansir dari laman Kemenkes, Selasa (12/1/2021).

Menkes ungkap, waktu baru menjadi Menteri, dirinya sadar bila masalah ini terlalu besar. Menkes menyadari, Kemenkes, dan Pemerintah tidak bisa menangani sendiri.

“Masalah ini terjadi di seluruh dunia, dan hanya akan bisa selesai kalau kita bersama-sama menanganinya. Sehingga memang kebersamaan, kegotong-royongan, inklusifitas bukan eksklusifitas bagaimana kita membangun gerakan masyarakat, itu yang harus menjadi prioritas kita. Dan agar gerakan tersebut terjadi harus ada rasa trust dari seluruh stakeholder,” jelas Menkes.

 

Menkes berterima kasih atas dukungan IDI untuk mendorong tenaga kesehatan dalam menerima program vaksinasi COVID-19. Karena sebagai kelompok yang paling berisiko tinggi untuk terkena COVID-19 harus menjadi kelompok yang terlindungi terlebih dahulu.

“Ucapan terima kasih untuk dukungan program vaksinasi dari IDI sangat membantu dan karena memang vaksin ini untuk melindungi diri, juga melindungi orang-orang terdekat kita,” ujar Menkes.

Pada kesempatan itu, IDI juga menyarankan Menkes Budi tetap waspada bila ada berbagai gerakan anti vaksinasi. Menkes Budi mengatakan segala masukan akan ditindaklanjuti.

“Saya akan menjaga komunikasi. Dan masukan-masukan dari IDI akan sangat berharga bagi kami,” kata Menkes.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani