Netral English Netral Mandarin
16:46wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Menkes Bahagia, Cakupan Vaksinasi Tenaga Kesehatan Capai 1 Juta

Kamis, 11-Februari-2021 20:00

Ilustrasi Vaksinasi Nakes
Foto : Kementerian Kesehatan
Ilustrasi Vaksinasi Nakes
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, cakupan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan hari ini capai 1 juta orang. Mengetahui hal itu, Menkes juga mengaku bahagia. 

"Hari ini saya bahagia karena vaksinasi tembus satu juta bagi tenaga kesehatan," ujar Menkes Budi usai audiensi Kemenkes dan KPK terkait vaksin COVID-19 di gedung KPK, Kamis (11/2/2021).

Tenaga kesehatan yang sudah datang ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk divaksinasi sekitar hampir 1,3 juta orang. Namun karena sebagian dari tenaga kesehatan tersebut yang memiliki komorbid dan sedang hamil, sehingga ada 1 juta tenaga kesehatan yang bisa divaksinasi.

Target jumlah tenaga kesehatan yang divaksinasi sebanyak 1,48 juta. Hari ini sebesar 85% yang sudah dilayani, dengan demikian setelah vaksinasi tenaga kesehatan ini bisa dilanjutkan dengan vaksinasi bagi petugas publik.

"Yang termasuk kriteria petugas publik di antaranya orang yang pekerjaannya sehari-hari bertemu dengan orang banyak," ucap Menkes Budi.

Selain vaksinasi bagi petugas publik, vaksinasi bagi Lansia di atas 60 tahun juga dapat dipercepat, terlebih vaksinasi bagi Lansia sudah dimulai awal minggu ini. 

"Kita program vaksinasi targetnya adalah memberikan vaksin ke 181,5 juta rakyat Indonesia usia di atas 18 tahun. Jadi butuh 363 juta dosis karena masing-masing butuh 2 dosis, ditambah 15?dangan, jadi total ada 426 juta dosis vaksin," kata Menkes Budi.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani