Netral English Netral Mandarin
banner paskah
16:19wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Mengintip Animo Masyarakat terhadap Vaksinasi Covid-19

Rabu, 24-Februari-2021 20:38

Ilustrasi Raffi Ahmad meneruma vaksinasi
Foto : Setkab
Ilustrasi Raffi Ahmad meneruma vaksinasi
31

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebenarnya, seberapa jauh respons masyarakat terhadap program vaksinasi Covid-19? Apakah masyarakat antusias menerima vaksin? Jawaban pasti tentunya perlu tolok ukur yang jelas.

Namun bila membandingkan kecenderungan apa yang terjadi di Jakarta, setidaknya kita bisa dapatkan gambaran bagaimana respons masyarakat terhadap vaksinasi.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, antrean peserta vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat yang cukup panjang menunjukkan animo dukungan masyarakat yang cukup tinggi.

"Sekalipun tadi ada antrean yang cukup panjang di Tanah Abang dan oleh lansia, ini menunjukkan animo kesungguhan dan dukungan dari masyarakat," kata Riza di Jakarta, Selasa (23/2) malam.

Terkait dengan hal tersebut, Riza menyatakan pihaknya akan mengatur teknis proses vaksinasi di lapangan agar tak terjadi penumpukan kembali.

Namun demikian, menurutnya warga juga harus tetap mematuhi protokol kesehatan selama proses vaksinasi berlangsung.

"Saya kira yang paling penting kita terus melaksanakan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan), mudah-mudahan secara teknis kita harus menjaga antrean," ujarnya.

Di sisi lain, Riza menyebut antrean peserta vaksinasi COVID-19 di Tanah Abang juga menunjukkan masyarakat berharap pandemi akan segera berakhir, sekaligus mematahkan anggapan bahwa vaksin berbahaya.

"Jadi kalau ada persepsi negatif terkait vaksin, ini bisa dipatahkan dengan bukti bahwa masyarakat berbondong-bondong ingin divaksin, bukan hanya pedagang, orang tua, dan semuanya," kata Riza.

Politisi Gerindra itu juga melanjutkan dirinya berharap program vaksinasi nasional bisa memberikan keyakinan pada masyarakat bahwa COVID-19 bisa berakhir di Indonesia.

"Mudah-mudahan program vaksinasi nasional yang dicanangkan Pak Jokowi bisa segera berikan keyakinan pada kita bahwa kita bisa mengurangi dan keluar dari COVID-19 di Indonesia," ujar Riza menambahkan.

Sebelumnya, kepolisian menyetop vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang, Senin (22/2), lantaran terjadi antrean peserta. Sebuah foto yang beredar di media sosial memperlihatkan antrean mengular orang menunggu vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang.

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan menyebut antrean itu terjadi lantaran proses vaksinasi di pusat niaga itu akan segera berakhir.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto