Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:37wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Menghilangkan Aroma Tak Sedap Seperti Bawang dari Ketiak, Begini Caranya

Senin, 12-April-2021 07:05

Ilustrasi orang memakai masker.
Foto : alodokter.com
Ilustrasi orang memakai masker.
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di awal pekan ini, kita akan kembali sibuk dengan kegiatan rutin sehari-hari. Pekerja yang tak melakukan aktivitas work from home karena pembatasan akibat kondisi pandemi, tentu akan kembali bekerja di kantor.

Sebagian dari mereka memanfaatkan angkutan umum seperti bus dan kereta. Saat berada di angkutan umum, pernahkan anda mencium aroma tak sedap misalnya seperti aroma bawang pada seseorang?

Beruntung, di masa pandemi seperti ini, orang-orang sudah sadar untuk menjaga jarak, sehingga mencium aroma tak sedap yang mengganggu penciuman pun bisa diminimalkan.

Aroma tak sedap yang keluar dari ketiak sebenarnya tidak terlalu aneh, karena beberapa orang memang berbau bawang yang membuat orang di sekitar Anda menutup rapat lubang hidung mereka.

"Keringat memberi makan bakteri yang ada di kulit, dan bakteri menghasilkan bau," kata pakar dermatologi di New Orleans, Louisiana, Deirdre Hooper seperti dikutip dari Livestrong.

Setiap orang memiliki mikrobioma yang berbeda (koloni beragam mikroorganisme seperti bakteri yang hidup di seluruh tubuh), yang dipengaruhi oleh hal-hal seperti pola makan, stres, lingkungan, dan gen.

"Alasan keringat seseorang lebih berbau berdasarkan pada mikrobioma mereka sendiri. Itu tidak berarti Anda kotor," ujar Hooper.

Sebuah studi pada Januari 2015 dalam jurnal Microbiome pernah melakukan penelitian dengan mengusap ketiak dari 24 pria dan wanita berkulit putih.

Peneliti menemukan, orang yang tidak menggunakan antiperspiran cenderung memiliki bakteri sekitar 50 kali lebih banyak daripada para pengguna produk itu.

Temuan menarik lainnya, bau ketiak mereka seperti urine kucing sulfuri, kaki yang berjamur, dan bawang segar.

Lalu, bagaimana mengatasi ketiak berbau seperti bawang? Perubahan pola makan seperti mengurangi bawang putih atau bawang merah bisa menjadi pilihan.

"Anda dapat mencobanya, tetapi saran saya adalah meminimalkan keringat di lengan," kata Hooper.

Keringat memberi makan bakteri, menghentikan keringat akan menjadi cara terbaik untuk mengontrol bau ketiak.

Pencegahan bisa dimulai saat mandi. Carilah sabun lembut yang juga mengandung antibakteri atau pembersih dengan sodium hyochlorite.

"Pijat pembersih ke ketiak selama 10-15 detik akan berhasil membersihkan bakteri di area ini untuk sementara waktu," tutur Hooper, dikutip dari Antara.

Setelahnya, keringkan ketiak untuk menciptakan lingkungan yang kurang bersahabat bagi bakteri jahat untuk berkembang biak. Apabila Anda merasa lipatan lain dari kulit Anda berbau misalnya di bawah payudara, di perut Anda atau di selangkangan, Anda juga dapat menggunakan pengering rambut untuk mengeringkan area tersebut.

Terakhir, gunakan antiperspirant untuk menyumbat saluran keringat sementara waktu, meskipun beberapa antiperspiran alami menggunakan bahan alternatif untuk mengurangi keringat.

Tidak ada bukti ilmiah yang mengatakan antiperspiran akan meningkatkan risiko kanker atau risiko kesehatan utama lainnya, namun konsultasikan dengan dokter bila Anda memiliki penyakit ginjal yang parah.

Dalam studi Microbiome pada tahun 2015, orang yang memiliki bau ketiak bawang lebih intens adalah mereka yang tidak menggunakan antiperspiran.

 

Reporter :
Editor : Irawan HP