Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:39wib
Leicester City berhasil menyabet gelar juara Piala FA usai membungkam Chelsea 1-0 di Stadion Wembley, Sabtu (15/5). Gol tunggal kemenangan The Foxes dicetak oleh Youri Tielemans di menit ke-63. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan, pada 16-17 Mei 2021.
Mengandung Antivirus, Minyak Kelapa Murni Dijadikan Terapi Adjuvan Covid-19

Jumat, 16-April-2021 15:50

Virgin coconut oil dalam wadah spray.
Foto : pixabay
Virgin coconut oil dalam wadah spray.
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pakar Pulmonologi FKKMK UGM sekaligus Ketua Tim Airbone Disease RSUP Dr Sardjito, dr Ika Trisnawati, MSc, SpPD, KP, FINASIM menyampaikan pilot studi Minyak Kelapa Murni atau Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai terapi adjuvan Covid-19. 

Studi saat ini tengah berlangsung di 4 rumah sakit Yogyakarta, yakni RSUP Dr Sardjito, RSA UGM, RSUD Wonosari, serta RSUD Sleman. 

Penggunaan VCO dalam terapi Covid-19 ini dilatarbelakangi kandungan VCO yang telah diketahui memiliki aktivitas anti virus yang baik seperti asam laurat (C12) dan monolaurin (ML) beserta derivatnya.

“VCO merupakan medium chain fatty acids (MCA) yang mengandung asam laurat diubah menjadi monogliserida monolaurin yang mempunyai efek antiviral dengan cara menghancurkan membran lipid virus,” jelasnya dalam webinar Uji Klinis dan Penanganan Covid-19 yang diselenggarakan Pusat Kedokteran Herbal FKKMK UGM, Kamis (15/4/2021).

Ika memaparkan seperti pada sabun, VCO bekerja dengan merusak membran sel pada virus. Saat VCO masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi monolaurin yang saat berinteraksi dengan membran sel virus dan akan merusak lapisan lipid pada sel tersebut. Dengan begitu, membran sel virus menjadi rusak dan tidak berfungsi.

Pada pilot studi di 4 rumah sakit tersebut Ika mengungkapkan adanya hasil yang signifikan (p

Temuan lain menunjukkan adanya penurunan D Dimer dan ferritin yang signifikan (p

“VCO dapat menurunkan marker inflamasi pada penderita Covid-19 sehingga diharapkan dapat mencegah perberatan penyakit,” terangnya.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP