Netral English Netral Mandarin
03:47wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Mengaku Akunnya Dibajak, Andi Arief: Ini Pasti Kerja Sama Twitter dengan 'Kakak Pembina'

Kamis, 04-Maret-2021 23:35

Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief
Foto : Istimewa
Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief
29

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akun Twitter Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief, @Andiarief_ diretas atau dibajak pada Kamis (4/3/2021) malam. 

Hal itu diinformasikan oleh akun Twitter Partai Demokrat. Dalam cuitannya, akun PD menyebut bahwa akun Andi Arief tidak dapat diakses sejak pukul 19.45 WIB. 

"Pengumuman !!! Akun Twitter Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat, @Andiarief__ tidak dapat diakses oleh yang bersangkutan sejak 19.45 WIB lalu.Ada kemungkinan dibajak pihak lain. Terima kasih. Cc: @TwitterID," tulis @PDemokrat pukul 20.55 WIB. 

Akun Twitter Partai Demokrat juga mengunggah video penjelasan Andi Arief mengenai akunya yang dibajak. 

"Selamat malam para netizen yang ada di Twitter dan para follower saya dan rekan-rekan Partai Demokrat yang ada di seluruh Indonesia, saya ingin mengabarkan bahwa setengah jam yang lalu Twitter saya di-hack, diambil orang, sekarang sudah pindah tangan, tidak ditangan saya lagi," kata Andi dalam rekaman video itu. 

"Tweet saya dalam 3-4 hari ini hilang yang menyangkut tentang KLB (Kongres Luar Biasa) Partai Demokrat," sambungnya. 

Andi menduga, pihak yang mengambil alih akun Twitter pribadinya adalah 'kakak pembina'. Ia bahkan menuding 'kakak pembina' bekerjasama dengan Twitter Indonesia untuk melakukan hal tersebut. 

"Saya menduga ini dilakukan oleh kakak pembina. Saya protes kepada pihak Twitter Indonesia untuk segera mengembalikan kepada saya. Karena ini  pasti ada kerjasama antara Twitter Indonesia dengan kakak pembina. Tolonglah bersikap fair, jujur, adil," ucap dia. 

"Dan saya menyatakan kepada seluruh kader (Demokrat) se-Indonesia, sejak malam ini bahwa akun Twitter saya dikuasai oleh kakak pembina," sambung Andi. 

Andi lantas mengecam 'kakak pembina' dan Twitter Indonesia yang ditudingnya bekerjasama untuk membajak akunnya. Ia pun mengaku akan membuat akun Twitter baru. 

"Saya akan membuat akun baru. Dan saya mengecam Twitter Indonesia yang bekerjasama dengan kakak pembina. Terima kasih," tegasnya.

Dalam video berdurasi satu menit itu, Andi Arief tidak menjelaskan lebih jauh soal sosok kakak pembina tersebut. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli