Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:47wib
Singapura akan melarang masuk orang yang dalam 14 hari belakangan memiliki riwayat perjalanan ke India, negara yang kini sedang dilanda gelombang kedua pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 memutuskan untuk memperpanjang masa larangan mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
Mengadu ke Wapres, Tengku Zul Minta Abu Janda Diproses Hukum: Kalau Tidak Akan Ada Umat Islam yang Marah

Selasa, 26-January-2021 18:20

Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain.
Foto : PA 212
Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain.
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Mantan Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnain mengadu kepada Wakil Presiden Maruf Amin. Aduannya adalah untuk meminta Abu Janda alias Permadi Arya untuk diproses hukum karena menurutnya, ia sudah menghina agama dan umat islam.

Tokoh oposisi itu bahkan memperingatkan aparat hukum agar serius menangani isu ini karena ia khawatir jika tidak diproses akan ada umat islam yang marah dan bertindak di luar hukum.

“Mohon bapak perintahkan Polisi utk proses hukum Abu Janda. Kalau tidak saya khawatir, jika tdk diproses, akan ada umat Islam yg marah dan bertindak di luar hukum. Malu NKRI di mata dunia. Matur Nuwun, Yai...” tulis Tengku Zul di akun Twitternya, Selasa (26/1/2021).

Sebelumnya, Tengku Zul begitu emosi membaca cuitan Abu Janda yang menyebut Islam arogan. Menurut Abu Janda, arogansi itu terletak dari status Islam sebagai agama pendatang, tapi begitu arogan terharap budaya asli keaslian lokal.

Buktinya, imbuh Abu Janda, ada yang mengharam-haramkan ritual sedekah laut, sampai kebaya juga diharamkan dengan alasan aurat.

Namun, menurut Tengku Zul, hal tersebut sah-sah saja, karena sebagai dakwah. Itupun untuk umat muslim saja karena tidak ada paksaan untuk umat lain.

“Agama Islam mengharamkan sesuatu itu utk orang Islam saja. Tidak ada paksaan bagi umat lain. Abu Janda bilang Islam Arogan? Salahkah jika Islam mengatur umatnya? UUD 1945 Pasal 29:1 dan 2 menjamin pelaksanaan Agama 100% Polisi mohon proses hukum orang ini, sblm umat Islam marah.” Ujar Tengku Zul.

Lebih lanjut, ulama asal Sumatera Utara itu juga menekankan kepada aparat hukum agar tidak harus menunggu adanya aduan untuk memproses Abu Janda.

“Menghina Agama bukan Delik Aduan. Pasal 156 a KUHP mengancam 5 tahun penjara. Tapi jika Polisi masa bodoh tdk mau proses dan umat Islam hilang kesabarannya. Saya khawatir para Ulama tdk akan menyalahkan siapa saja pemuda Islam yang mau menyelesaikan kasus orang ini di luar hukum,” pungkasnya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani