Netral English Netral Mandarin
banner paskah
19:35wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Menanti Matahari Terbenam di Tanjung Lesung

Rabu, 07-April-2021 16:30

Menanti Matahari Terbenam di Tanjung Lesung
Foto : Kemenparekraf
Menanti Matahari Terbenam di Tanjung Lesung
8

PANDEGLANG, NETRALNEWS.COM - Menanti matahari terbenam punta keasyikan tersendiri. Di atas buliran pasir dan lambaian batang daun pohon kelapa menambah kesyahduan.

Tak perlu jauh sampai ke Bali, di Tanjung Lesung pun Anda bisa menikmati suasana demikian. selain menikmati keindahan Pantai Tanjung Lesung, Anda juga dapat mengunjungi kawasan perkebunan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau Kampung Agrinex yang berada di Desa Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Dengan tanah seluas 27 hektare, kampung ini menghadirkan konsep kebun hortikultural serta agrowisata. Berbagai jenis buah ditanami, antara lain lengkeng, jeruk, durian, mangga, dan alpukat.

Kampung Agrinex juga dilengkapi berbagai sarana seperti rumah-rumah panggung, restoran, villa, masjid, dan pesantren tahfiz yang melengkapi kawasan tersebut.

“Dengan potensi hasil pertanian yang begitu besar diharapkan ini mampu menjadi solusi di tengah pandemi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus mendorong potensi agrowisata,” ujar Menparekraf Sandiaga, Selasa (6/4/2021).

Wisata minat khusus seperti agrowisata ini dinilainya sangat sesuai dengan tren pariwisata ke depan yang lebih personalized, customize, localized, dan smaller in size.

“Jadi kalau dulu wisatanya berbondong-bondong, berdesak-desakkan, maka dengan adanya pandemi ini pariwisata akan jauh lebih tertata. Menikmati alam terbuka dan juga tidak berhimpit-himpitan karena kita menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” katanya.

Di samping itu, dengan adanya keputusan pemerintah untuk meniadakan mudik saat libur lebaran, Menparekraf ingin destinasi wisata seperti Kampung Agrinex berbenah, agar mampu menarik minat wisatawan nusantara.

“Ada champion-champion seperti Kampung Agrinex ini, yang kita lihat sebagai peluang baru untuk menghadirkan wisata yang berkualitas dan mengedepankan kearifan lokal, sehingga terdapat nilai keberlanjutannya. Selain itu, wisatawan nusantara memiliki karakteristik yang cukup menarik, ketika mereka berlibur dengan keluarga, mereka ingin wisata yang berbasis edutourism dan Kampung Agrinex menawarkan hal tersebut,” kata Sandiaga.

Dengan memaksimalkan potensi dari lahan-lahan yang subur ini, Menparekraf berharap Kampung Agrinex mampu menghasilkan produk pertanian yang unggul dan mampu membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya.

Sementara, Pemilik Kampung Agrinex, Rifda Ammarina, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menprekraf ke Kampung Agrinex. Hal ini dikatakannya sebagai salah satu bentuk dukungan dan perhatian Menparekraf terhadap perkembangan agrowisata di Pandeglang, Banten. 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani