Netral English Netral Mandarin
05:47wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Membedah Rest Area Tol Pejagan-Pemalang.

Kamis, 25-Maret-2021 10:00

Rest area yang banyak menyimpan sejarah.
Foto : Dok: NNC/Sulha
Rest area yang banyak menyimpan sejarah.
6

BREBES, NETRALNEWS.COM - Apa istimewanya jika kita melakukan perjalanan darat. Kapan pun diinginkan, bisa mampir di mana saja yang menarik perhatian, termasuk saat melewati rest area Banjaratma di Brebes, Jawa Tengah, tepatnya di Tol Pejagan-Pemalang Km 260.

Rest area itu unik, menempati bekas pabrik gula yang dibangun sekitar 1908, mulai beroperasi 1913, dan berhenti beroperasi 1997. Sejak berhenti beroperasi, bangunan pabrik gula itu terbengkalai, sampai kemudian pada 2019 mulai dibenahi dan difungsikan sebagai rest area.

Ada banyak hal unik yang bisa dilihat. Tampak muka saja, bangunan yang terbengkalai itu sudah menarik perhatian. Batu bata telanjang dengan sisa-sisa tembok putihnya menguarkan kesan kuno, antik, dan artistik. Alhasil pengunjung sering menjadikan sebagai latar belakang foto.

Baca Juga :

Jadilah rest area ini bukan sekadar tempat istirahat, tetapi juga rekreasi. Di dalam bangunan zaman Belanda itu masih bisa dilihat sisa reruntuhan bekas operasional pabrik gula. Bentuknya seperti situs-situs zaman lampau, batu-bata merah telanjang yang tak lagi lengkap, sebagian runtuh, namun justru jadi daya tarik dan spot foto.

Di beberapa bagian, mesin-mesin gula kuno tetap dibiarkan menjadi saksi bisu, sekaligus objek foto yang diminati pengunjung. Di halaman rest area, terpampang lokomotif tua yang pada masanya pasti sangat gagah, mondar-mandir mengangkut tebu yang menjadi bahan baku gula.

Tempat makan dan jualan produk UKM.(Dok: Wisata)

Di belakang rest area, ada semacam taman yang mengimbangi keberadaan pabrik gula. Dengan semua kelebihan itu, tidak mengherankan jika rest area Banjaratma kini menjadi salah satu favorit, bukan hanya untuk para ‘pengukur jalan’ yang melewati area itu, tetapi juga masyarakat lokal.

Banjaratma menjadi tempat yang cukup menyenangkan untuk beristirahat sejenak, menyesap kopi, dan menikmati makanan. Saat Travel Story datang ke area itu, penyajian dan layanannya menerapkan protokol kesehatan baru.

Jangan lupa menengok kios-kios UMKM, siapa tahu ada yang cocok untuk melengkapi buah tangan. Seperti rest area pada umumnya, Banjaratma juga dilengkapi dengan fasilitas toilet dan tempat salat.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani