Netral English Netral Mandarin
banner paskah
23:36wib
Indonesia Corruption Watch menilai pengelolaan internal Komisi Pemberantasan Korupsi sudah bobrok. Kapal selam KRI Nenggala-402 yang hilang kontak saat melakukan latihan di perairan Bali karam di kedalaman 600-700 meter.
Melihat Sikap Rizieq terhadap Proses Hukum, Uki: Saya Semakin Menghargai Sikap Pak Ahok...

Minggu, 21-Maret-2021 17:25

Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi (Uki)
Foto : Istimewa
Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi (Uki)
28

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi (Uki) mengomentari sikap Habib Rizieq Shihab (HRS) dipersidangan sejumlah kasusnya yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Selasa (16/3/2021) dan Jumat (19/3/2021).

Dalam persidangan itu, aksi Habib Rizieq jadi sorotan, mulai dari walk out karena menolak sidang online, cekcok dengan jaksa, marah-marah ke petugas yang merekamnya di lorong rutan Bareskrim Polri, hingga mengabaikan pertanyaan majelis hakim.

Melihat sikap Habib Rizieq yang demikian, Uki mengaku semakin menghargai sikap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) saat menghadapi proses hukum kasus penistaan agama pada 2017 lalu.

"Sikap pak Rizieq terhadap proses hukum membuat saya semakin menghargai sikap pak Ahok terhadap proses hukum. Kadang kita gak tau sesuatu itu emas asli sebelum kita melihat emas imitasi," tulis Uki di akun Twitternya, @Uki23, Minggu (21/3/2021).

Seperti diberitakan, Pengadilan Negeri Jakarta Timur mulai menggelar sidang sejumlah kasus yang menjerat eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Habib Rizieq menjadi terdakwa dalam tiga perkara, yakni kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, kerumunan di Megamendung, Bogor; dan tes usap palsu RS Ummi Bogor.

Sidang dilakukan PN Jakarta Timur secara virtual dan terdakwa, Rizieq Shihab, dihadirkan dan mengikuti persidangan secara online dari Bareskrim Polri.

Pada sidang Selasa (16/3/2021), Rizieq memprotes sidang yang digelar secara virtual. Ia meminta majelis hakim untuk dihadirkan langsung di ruang sidang PN Jakarta Timur. Namun karena tidak dikabulkan majelis hakim, Rizieq memutuskan walk out. Sidang pun diputuskan hakim untuk ditunda hingga Jumat.

Saat sidang yang digelar Jumat (19/3/2021), sejumlah aksi Habib Rizieq kembali menjadi sorotan. Sebelum sidang dimulai, sempat diwarnai cekcok antara Habib Rizieq dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Ruang Tahanan Bareskrim Polri lantaran Rizieq menolak menjalani sidang secara online.

Habib Rizieq juga marah-marah dan memprotes operator penyiaran yang merekamnya saat berada di lorong rutan Bareskrim Polri. Pasalnya, Habib Rizieq menyebut lorong itu bukan bagian dari ruang sidang. Ia menganggap pihak PN Jakarta Timur telah melakukan penipuan terhadap dirinya, dengan adanya perekaman tersebut.

Ketika tiba di ruangan yang telah disiapkan Bareskrim Polri untuk menjalani sidang virtual, Habib Rizieq mengeluhkan kepada hakim bahwa dirinya dipaksa dan dihinakan oleh petugas yang membawanya ke ruang sidang.

Kepada hakim, Habib Rizieq kembali menyampaikan bahwa dirinya menolak menjalani sidang secara online dari Bareskrim Polri. Ia bersikeras untuk hadir langsung di ruang sidang PN Jakarta Timur.

Habib Rizieq bahkan mempersilakan majelis hakim untuk melanjutkan sidang tanpa kehadiran dirinya apabila sidang tersebut tetap digelar secara virtual.

"Silakan majelis hakim melanjutkan persidangan tanpa saya, karena saya tidak menghendaki secara online. Saya siap menunggu di dalam sel terserah ingin divonis berapa tahun," tegas Habib Rizieq.

Menanggapi hal itu, majelis hakim tetap mempersilakan jaksa penuntut umum (JPU) membacakan surat dakwaan. Hakim juga mengingatkan Habib Rizieq mematuhi persidangan.

Selama sidang berlangsung, Rizieq tidak menjawab sejumlah pertanyaan hakim terkait kewajibannya hadir di sidang.Rizieq justru melakukan aksi sujud dari pojok ruangan sidang Bareskrim. Aksi itu dilakukan Rizieq saat hakim meminta tanggapan Rizieq terkait berkas dakwaan yang dibacakan jaksa.

"Apakah dakwaan tersebut saudara menggunakan hak saudara mengajukan keberatan atau eksepsi?" tanya hakim. Namun, Rizieq terus bergeming dan mengabaikan pertanyaan hakim.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati