Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:00wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Masjid BUMN Bakal Diisi Kiai NU, TZ: Muhammadiyah, Mathla'ul Anwar, Al Washliyah, dll Dianggap Tak Ada? NKRI Mundur dong

Rabu, 10-Maret-2021 16:30

Denny Siregar dan Tengku Zul
Foto : Kolase Suara.com
Denny Siregar dan Tengku Zul
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wasekjend MUI Tengku Zulkarnain menanggapi pernyataan Denny Siregar yang mengungkap dirinya lega karena masjid-masjid BUMN bakal dikuasai kiai NU. Jika demikian, menurut Zul NKRI mundur.

"Apakah berarti Muhammadiyah, Mathla'ul Anwar, Al Washliyah, dll dianggap tdk ada? Kalau begitu NKRI mundur dong. Tdk lagi menjalankan sila kelima Pancasila," kata Zul, Rabu (10/3/21).

Sebelumnya Denny mengatakan:

"Akhirnya teriakan kita selama ini gak sia-sia.. Masjid2 BUMN akan dikuasai oleh teman2 dr NU dalam rangka meminimalisasi gerakan radikal yang puluhan tahun bercokol dan bergerak dari sana..," kata Denny, Selasa malam (9/3/21).

"Terimakasih, bang Erick Thohir atas perhatiannya.. Jujur, saya sekarang bisa bernafas lebih lega," imbuhnya.

Untuk diketahui, Kementerian BUMN bakal melibatkan ulama dari kalangan nahdliyin atau Nahdlatul Ulama (NU) untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN.

Hal tersebut sebagai upaya membina kepribadian seluruh karyawan, terutama kalangan muslim.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan kerja sama dalam syiar Islam tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi antara Kementerian BUMN dan PBNU yang ditandatangani September lalu.

Ia menjelaskan, kerja sama itu meliputi banyak program terkait pemberdayaan sumber daya manusia, optimalisasi peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga pembinaan masyarakat dan tanggung jawab sosial serta lingkungan.

“Keterlibatan para kiai dan ustaz dari NU untuk mengisi kajian dan ceramah di lingkungan masjid BUMN merupakan bagian dalam pembinaan dan pemberdayaan sumber daya manusia agar sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, sebagai asas pokok pembentukan jati diri muslim,” kata Erick dalam keterangan tertulis, Jumat (20/11).

Lebih lanjut, ia menyatakan ajaran Islam yang disyiarkan NU sama dengan pencanangan nilai akhlak di BUMN, yakni bertujuan membangun dan mengembangkan insan masyarakat yang bertakwa kepada Allah, cerdas, trampil, berakhlak mulia, tentram, adil, dan sejahtera.

“Kami melibatkan peran aktif NU agar Islam ramah ala NU dapat mewarnai pemahaman keagamaan di lingkungan seluruh BUMN,” ucap dia.

Dalam waktu dekat ini, kata dia, para kiai dan ustaz dari NU akan menjadi khotib dan imam ibadah salat Jumat di 22 masjid yang ada di lingkungan perusahaan BUMN di Jakarta dan Tangerang.

22 masjid itu tersebar di beberapa tempat, yakni tujuh di Jakarta Pusat, sembilan di Jakarta Timur, empat di Jakarta Selatan, serta masing-masing satu masjid di Jakarta Utara dan Tangerang.

“Saya berharap program ini bisa membentuk seluruh karyawan BUMN memiliki aqidah yang benar berdasarkan ilmu, menjadikan Al-Qur’anul dan As-Sunnah sebagai pedoman dalam memahami tauhid yang sesuai pemahaman Salafush Shalih, sekaligus membentengi dari pemikiran-pemikiran yang menyimpang dalam Islam,” ujar dia dinukil CNN Indonesia.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto