Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:29wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Masih Pandemi, China Malah Bangun 30 Bandara Baru dan Gencarkan Pembangunan Moda Transportasi

Jumat, 26-Maret-2021 07:46

China gencarkan pengembangan kereta cepat levitasi magnetik (maglev)
Foto : Istimewa
China gencarkan pengembangan kereta cepat levitasi magnetik (maglev)
6

BEIJING, NETRALNEWS.COM - Di saat sejumlah negara di dunia masih berjuang melawan pandemi COVID-19, China justru membangun 30  bandara udara penerbangan sipil baru dan menambah 3.000 kilometer jalan kereta api serta 25.000 kilometer jalan raya dalam lima tahun ke depan.

China akan mempercepat pembangunan dengan mengintegrasikan semua moda transportasi yang melintasi beberapa daerah industri, demikian Wakil Menteri Perhubungan China Wang Zhiqing.

"Hal itu bertujuan agar jaringan transportasi China makin mudah, berbiaya terjangkau, aman, dan canggih sehingga bisa memenuhi keinginan masyarakat," ujarnya dikutip media setempat, Kamis (25/3/2021).

Direktur Teknik Kementerian Perhubungan China, Wang Yang, menambahkan, pihaknya saat ini gencar mengembangkan kereta cepat levitasi magnetik (maglev) yang akan diluncurkan sesuai jadwal.

Teknologi canggih dan tepat guna, seperti jaringan komunikasi generasi kelima (5G) yang akan diterapkan dalam sistem Navigasi Beidou, dan kecerdasan artifisial (AI) akan diaplikasikan pada proyek transportasi masa depan.

"Nantinya kami akan memperkuat inovasi sains dan teknologi dalam pembangunan sektor transportasi, meningkatkan sistem digital, meningkatkan efisiensi, dan mengubah fasilitas menjadi lebih digital lagi," ujarnya.

Hampir semua provinsi, daerah otonomi, dan kota setingkat provinsi di China memiliki lebih dari satu bandar udara internasional.

Hampir semua kota tingkat dua di China juga terhubung dengan kereta api berkecepatan tinggi. 

Reporter : N
Editor : Nazaruli