Netral English Netral Mandarin
banner paskah
11:13wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Masalah Pada Lambung Meningkat Sepanjang Pandemi Berlangsung, Begini Nasihat Dokter Spesialis

Jumat, 09-April-2021 15:00

Ilustrasi perempuan dengan masalah pada lambung.
Foto : bulletproof.com
Ilustrasi perempuan dengan masalah pada lambung.
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pandemi COVID-19 yang telah berlangsung lebih dari setahun ternyata juga memicu sejumlah penyakit lain pada masyarakat. Salah satunya adalah keluhan sakit pada area lambung yang meningkat selama pandemi berlangsung.

"Itu betul sekali, jumlah pasien yang berobat dengan keluhan masalah seperti maag, gastritis, sampai GERD mengalami peningkatan," ujar dokter spesialis penyakit dalam dari FKUI-RSCM Kencana, Prof Dr dr H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, Jumat (9/4/2021) d.

Ari memang tidak mengungkapkan berapa jumlah peningkatan pasien yang mengeluhkan sakit pada area lambung, namun dia memastikan bahwa kondisi ini disebabkan karena stress akibat pandemi.

"Sejak pandemi tidak dipungkiri banyak orang stress, tidak bisa keluar rumah, kurang bersosialisasi bahkan ada yang kehilangan mata pencaharian," jelas Ari.

Ari memaparkan bahwa stress adalah salah satu penyebab utama keluhan penyakit asam lambung. Selain itu, gaya hidup sedentari atau kurangnya aktivitas selama work from home (WFH) atau berada di dalam rumah.

"Kurang aktivitas terlalu banyak rebahan, kemudian makanan dan minuman yang dikonsumsi juga sangat kurang diperhatikan baik jenis, jumlah dan waktunya. Ini tentu sangat mempengaruhi kondisi lambung," jelas Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini.

Ari kemudian mengimbau agar masyarakat tetap menjaga pola makan sehat baik jenis, jumlah dan waktunya. Serta tetap berolahraga meskipun olah raga ringan di dalam rumah.

"Jangan lupa untuk kelola stress, karena stress dapat memicu timbulnya berbagai jenis penyakit di dalam tubuh," katanya seperti dikutip dari Antara.

Reporter :
Editor : Irawan HP