Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:11wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Tolak Ide Jokowi, Mardani:  Pemindahan Ibu Kota Keliru karena Berangkat dari Permasalahan...

Jumat, 05-Maret-2021 13:31

Mardani Ali Sera dan Joko Widodo
Foto : Pikiran Rakyat
Mardani Ali Sera dan Joko Widodo
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus PKS, Mardani Ali Sera menyatakan bahwa ide pemindahan Ibu Kota Negara sudah tidak relevan di tengah situai saat ini.

"Terapkan strategi yg tepat,lupakan brbgai hal yg tdk penting utk 5 thn ke depan. Scr filosifis, Pemerintah dipilih scr demokratis salah satu tujuannya sbg “Problem Solver” permasalahan bangsa. Pemindahan Ibu kota keliru krn brngkt dr permasalahan Ibu kota," kata Mardani, Jumat (5/3/21).

Ia menyayangkan jika pemindahaan ibu kota masih menjadi salah satu prioritas pemerintah saat ini. Padahal, menurutnya masih banyak program yang lebih penting untuk dikerjakan usai wabah COVID-19 ini menyelimuti Indonesia.

Masukan ini disampaikanya melalui akun Twitter miliknya @MardaniAliSera, Kamis, 4 Maret 2021.

"Tahun ini pemerintah berencana melakukan peletakan batu pertama Istana Presiden jika RUU Ibu Kota Negara (IKN) selesai. Pemindahan IKN bukan lah prioritas negara saat ini. Setelah Covid-19 mestinya kita semakin tahu bahwa ide tersebut sudah tidak relevan lagi. Etiskah rencana ini?," ucapnya.

Menurutnya, langkah terbaik yang harus dilakukan pemerintah adalah memulihkan ekonomi dan kesehatan masyarakatnya.

"Sebaiknya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) lebih banyak diarahkan untuk menstimulasi sektor UMKM, mengingat sektor tersebut yang selama ini menopang ekonomi nasional dan menyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia," ujarnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto