Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:48wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Marahi Abu Janda karena Kealpaannya, DS: Tapi Jangan Tinggalkan Dia dalam Perangnya

Sabtu, 30-January-2021 11:17

Ilustrasi Marahi Abu Janda karena Kealpaannya, DS: Tapi Jangan Tinggalkan Dia dalam Perangnya
Foto : Istimewa
Ilustrasi Marahi Abu Janda karena Kealpaannya, DS: Tapi Jangan Tinggalkan Dia dalam Perangnya
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Baru-baru ini, nama Permadi Arya alias Abu Janda disebut-sebut bakal tersandung masalah hukum gegara cuitannya yang dituding berbau rasis dan menyinggung umat Islam.

Meski demikian, Denny Siregar berusaha membelanya. Menurutnya, Abu Janda boleh dikritik  di mana sosoknya mungkin alpa dan salah namun jangan tinggalkan apa yang diperanginya.

Seperti kita ketahui, Denny dan Abu Janda terkenal aktif "menyerang" semua hal yang berbau intoleran, radikalisme, dan segala praktik lain yang mengancam Kebhinekaan dan NKRI.

"Kritiklah @permadiaktivis1  karena kesalahannya. Marahi dia karena kealpaannya. Tapi jangan tinggalkan dia dalam perangnya. Karena kita tidak bisa sendirian dalam perang narasi ini," kata Denny membela Abu Janda, Minggu (30/1/21).

"Bersama jauh lebih baik dari sendiri..," imbuhnya.

Permadi Arya alias Abu Janda masih menjadi bahasan warganet . Melalui #TangkapAbuJanda, warganet pertanyakan sikap kepolisian.

Abu Janda, pemilik akun twiterr @permadiaktifis1 diduga melakukan penodaan agama melalui cuitanya soal agama Islam, juga ujaran kebencian bernada rasis terhadap mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai.

"Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam, sebagai agama pendatang dari Arab, kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat," tulis @permadiaktifis1 pada Minggu (24/1/2021) lalu.

Selain itu, Abu Janda juga menyebut Natalius Pigai dengan sebutan evolusi. "Kau @NataliusPigai2 apa kapasitas kau? sudah selesai evolusi belom kau?” ungkapnya.Gara-gara cuitan dan sikap arogannya, sejak awal pekan ini atau Senin (25/1/2021) warganet mendesak agar polisi di bawah kepemimpinan kapolri baru, Jendral Listyo Sigit Prabowo yang dilantik pada Rabu (27/1/2020) lalu untuk segera menangkap Abu Janda.

Desakan penangkapan Abu Janda sebenarnya sudah menggema lama di dunia maya, dan banyak laporan resmi soal cuitannya yang dinilai provokatif telah masuk ke polisi. Pada kasus terakhir ini, lebih dari 22 ribu warganet mempertanyakan sikap polisi dan menduga adanya perlindungan hukum yang dilakukan terhadap Abu Janda.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto