Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:00wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Soal Madam Pemilik Jatah Spesial Bansos, Rocky: Aristokrat Apa Semacam Pornografi Politik?

Jumat, 22-January-2021 09:00

Rocky Gerung di Gunung Papandayan, Jawa Barat.
Foto : Istimewa
Rocky Gerung di Gunung Papandayan, Jawa Barat.
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM − Pengamat Politik Rocky Gerung angkat bicara terkait fenomena “Madam” yang memiliki jatah istimewa Bantuan Sosial (Bansos). Rocky menilai, semua pihak sudah mengerti siapa yang disebut dengan “Madam” yang diilustrasikan Media Tempo.

Rocky jadi teringat bahwa dulu ada misteri yang disebut dengan “Madam Suga” yang ternyata merupakan Istri dari Presiden Soekarno. Istrinya sempat berpose eksotik dan viral di tahun 1990 an dan dianggap pornografi, Dewi Soekarnoputri.

“Ibu Dewi Soekarnoputri pada waktu itu. Nah sekarang kita mau menduga-duga apakah Madam itu adalah satu sinyal tentang kekuasaan yang dalam tradisi Eropa disebut Madam Aristokrat, apa semacam pornografi politik?,” ujar Rocky, dikutip dari pernyataan di Kanal Youtubenya, Jumat (22/1/2021).

Menurut Rocky, ilustrasi “Madam” tidak sekedar asosiatif tetapi juga menimbulkan sensasi psikobiologis dan sensasi estetika. Keadaan tersebut lantas ingin dibaca oleh masyarakat secara politis.

Dianalisis Rocky, pertama kali disebut kata “Madam”, madam artinya pasti perempuan. Madam juga artinya bukan ABG atau Anak Baru Gede dan bukan juga kalangan milenial, artinya perempuan dewasa.

“Jadi madam itu seorang perempuan dewasa dan di dalam sebuah kelompok elit. Sebesar 97 persen forensik dibuat oleh Majalah Tempo dan 3 persen oleh KPK,” ujar Rocky sambil tertawa.

Rocky ingin KPK dan Tempo tidak membuka dulu siapa “Madam” sebenarnya. Menurut Rocky, publik memerlukan hiburan dan memperhatikan reaksi dari Istana.

“Biarkanlah dua, tiga bulan ini kita nikmati semiotic condition of politic, sambil memperhatikan apa reaksi Istana di dalam soal semacam ini. Soal yang betul fundamental,” ujar Rocky.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP