Netral English Netral Mandarin
05:58wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Listyo Sigit Calon Kapolri, GP Ansor Sebut Jokowi Gunakan Aspek Ini

Rabu, 13-January-2021 19:00

Ketua Umum PP GP Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas
Foto : Istimewa
Ketua Umum PP GP Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas
10

JAKARTA, NETRAONEWS.COM - Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Moh Haerul Amri menilai pengajuan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai sosok nomor satu di kepolisian menunjukkan Presiden Joko Widodo menggunakan aspek profesionalitas dan kinerja sebagai basis utamanya.

"Sesuai arahan Ketua Umum PP GP Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas, ini menjadi kabar baik bagi kita semua karena hanya dengan penekanan profesionalitas maka kepolisian Indonesia ke depan akan terus semakin membaik kinerjanya utamanya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat," kata Haerul dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Presiden Jokowi resmi mengajukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) baru ke DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).Menurut Haerul, pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor menilai, pengajuan nama Komjen Listyo Sigit ke DPR tersebut sudah sangat tepat karena kariernya di kepolisian sangat membanggakan.

Tak hanya itu, kata dia, selama menjabat beragam posisi strategis hingga yang terakhir diemban saat ini yakni Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Listyo juga mampu menorehkan prestasi yang gemilang.

Selain prestasi, nama Komjen Listyo Sigit juga bersih.

Haerul Amri menyatakan pengajuan Komjen Listyo juga makin menguatkan bahwa pemerintahan Jokowi menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan dan keberagaman, nilai-nilai yang telah dirajut oleh para pendiri bangsa dan menjadi modal besar dalam menguatkan persatuan.

GP Ansor sangat berharap kepolisian ke depan di bawah pimpinan Komjen Listyo Sigit selain bekerja profesional, juga mampu menegakkan hukum yang adil di tengah masyarakat.

"Semua masyarakat statusnya sama di mata hukum. Dengan demikian hukum ditegakkan bukan berpijak pada sisi mayoritas atau minoritas," katanya.

Kendati kinerja kepolisian saat ini dinilai sudah jauh lebih baik, kata dia, GP Ansor sangat berharap Komjen Listyo Sigit terus melakukan pembenahan di tubuh Polri ke depan.

"Di antara tugas utama yang patut menjadi perhatian adalah pembenahan organisasi Polri yang bersih dari tindakan rasuah dan suap. Selain itu, Polri juga harus tetap fokus memberantas ancaman nyata bangsa ini, yakni bibit terorisme, aksi terorisme, dan peredaran narkoba," tegasnya.

Tak kalah penting, kata Haerul, GP Ansor mendorong Polri untuk terus melakukan reformasi diri kaitannya merespons perubahan cepat teknologi digital saat ini.

Sebab, seiring kemajuan teknologi tersebut, kejahatan di bidang teknologi digital juga kian meningkat.

"Untuk itu Polri harus sigap dengan mengantisipasi jauh-jauh hari dampak negatif teknologi informatika dan revolusi industri 4.0 yang tentu rentan dengan kejahatan eletronik dan digital," harapnya.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati