Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:42wib
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Senin (10/5/2021), mengumumkan lockdown atau penerapan perintah kontrol pergerakan (MCO) di seluruh wilayah negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah pada hari ini, Selasa (11/5) secara daring dan luring.
Viral Youtuber Review Kacamata Eiger yang Beli Sendiri, Begini Akhirnya 

Jumat, 29-January-2021 00:00

Ilustrasi
Foto : pixabay
Ilustrasi
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Seorang Youtuber Dian Widiyanarko, sekaligus pemilik akun Instagram @duniadian mendadak viral hingga trending di Twitter. 

Ia memposting surat keberatan yang diterbitkan brand penyedia perlengkapan dan peralatan aktivitas luar ruang alam tropis, Eiger. 

Pihak Eiger keberatan atas ulasan atau review produk yang telah dilakukan oleh Dian di channel Youtube miliknya. 

Konten yang dimaksud berisi riview atau ulasan tentang kacamata Eiger. Konten tersebut diunggah pada 31 Agustus 2020.

Diketahui dalam tangkapan layar yang dibagikan tersebut, ada tiga poin keberatan yang disampaikan oleh pihak Eiger yakni:

- Kualitas video review produk yang kurang bagus dari segi pengambilan video yang menyebabkan produk kami terlihat berbeda baik dari segi warna, bahan dan aksesoris menjadi terlihat kurang jelas.

- Adanya suara di luar video utama yang dapat mengganggu sehingga informasi tidak jelas bagi konsumen.

- Setting lokasi yang kurang proper bagi pengambilan gambar.

Isi surat keberatan tersebut jelas membuat Dian terkejut. Menurutnya, review itu dilakukan dengan barang yang dia beli sendiri. Ia merasa wajar jika protes Eiger dilayangkan apabila dirinya di-endorse oleh Eiger, sementara ini tidak.

"Halo @eigerindonesia jujur kaget saya dapat surat beginian dari anda. Lebih kaget lagi baca poin keberatannya. Saya kan review produk gak anda endorse. Kalau anda endorse atau ngiklan boleh lah komplen begitu. Lha ini beli, nggak gratis, lalu review pake alat sendiri," tulis Dian, diunggah pada Kamis (28/1/2021).

Bahkan, dalam postingan nya, dia menyertakan foto surat keberatan atas konten Youtube nya. Dalam surat keberatannya, Eiger memintanya bisa memperbaiki kontennya dengan kualitas yang lebih baik atau jika tidak mau bisa menghapus kontennya saja.

Kendati demikian, Ia lantas meminta maaf karena dinilai tidak sempurna dalam membuat video review tersebut.

"Ya maaf kalau gak sempurna karena saya youtuber kaki lima belum bintang lima yang alatnya cinematik," tulisnya.

Dian menambahkan, seharusnya pihak Eiger berterima kasih, karena video ulasan yang dia buat menjadi sebuah promosi secara gratis kepada 37.000 subsribers di akun youtube miliknya.

"Malah seharusnya anda berterima kasih, dapat promosi gratis ke 37 ribu subscribers. Wong videonya tonenya positif," tambahnya. 

Meski demikian, Ia tetap bersikukuh untuk mempertahankan video yang sudah diunggah di kanal YouTube miliknya.

Tak tanggung-tanggung, Dian juga menyatakan tidak akan membeli produk Eiger terhitung sejak hari ini. "Mulai hari ini saya tidak akan beli produk anda lagi dan tidak akan mereview di channel saya lagi. Biar hanya YouTuber bintang lima dengan alat canggih saja yang mereview produk anda," tandasnya. 

Postingan Dian ini telah dikomentari sekitar 29 ribu lebih pengguna Twitter dan disukai sekitar 49 ribu lebih. 

Namun, tak berselang lama pihak Eiger pun membalas cuitan Dian yang telah viral tersebut. 

"Dear Eigerian, Menanggapi tweet @duniadian dengan kerendahan hati kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami menyadari apa yang kami lakukan tidak tepat dan salah.. Kami berterima kasih pada Eigerian yang dengan upaya keras mau meluangkan waktu dan tenaga untuk berkreasi membuat konten berhubungan dengan EIGER. Sekali lagi kami memohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan kami, "tulis pihak Eiger di akun Twitter @eigeradventure

Kalangan netijen pun banyak yang mengomentari permohonan maaf yang diunggah di Twitter tersebut. Namun, kebanyakan menyalahkan Divisi Legal dari Eiger. 

"Orang PR langsung pada meeting, julidin legal. Orang HR ngurus performance tim legal sama sambil siap siap nyebar pamflet nyari Legal Manager di Jobsteet gak min? Marketing lagi sibuk bikin strategi cuci gudang. Manajemen + akunting udah siap siap proyeksi penurunan sales ya?" tulis akun @sycnia

"Padahal selama ini kalo ke eiger, spb dan spg nya semangat terus siang malam buat jualan meski kondisi pandemi gini..eh.. bagian legalnya yg mungkin tinggal mantau di kantor atau malah mungkin dr rumah malah blunder gini," balas akun @hrvhrvian

Reporter : Tommy
Editor : Tommy Satria