Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:28wib
Pasukan TNI/Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi menembak mati Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen di Papua. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga untuk mewaspadai hujan lebat disertai petir yang diperkirakan bakal mengguyur sejumlah wilayah pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5).
Thailand Open 2021, Anthony Kembali Pecundangi Tunggal Korea

Selasa, 12-January-2021 17:00

Pebulutangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting.
Foto : JakartaGlobe
Pebulutangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting.
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anthony Sinisuka Ginting mempertebal dominasinya menjadi 3-0 dalam pertemuan dengan pebulu tangkis Korea Selatan Heo Kwang Hee, setelah menang 21-15, 11-21, 21-16 di babak pertama Thailand Open 2021 yang berlangsung di Impact Arena Bangkok, Selasa (12/1/2021).

Meski sudah tak bermain dalam kompetisi internasional selama sembilan bulan akibat pandemi, namun permainan Anthony yang didominasi serangan dan reli cepat tetap ditampilkan dengan baik.

Di gim pertama, perolehan skor terjadi secara ketat. Anthony, unggulan kelima, baru lepas dari tekanan jelang interval pertama usai.

Meski Heo berusaha mengejar ketertinggalan, namun pebulu tangkis asal Cimahi, Jawa Barat itu bisa mempertahankan keunggulannya.

Unggul di gim pertama, Anthony justru mengendur di gim kedua. Heo bahkan mampu memperbesar celah skor dengan Anthony di interval kedua, akibatnya pertandingan terpaksa diteruskan dengan gim ketiga.

Pada gim ketiga, giliran Heo yang tak mampu menjaga konsistensi pertahanan, sehingga bisa ditembus Anthony. Sempat berusaha mengejar, namun Anthony yang sudah mengunci dominasi melalui serangannya tak bisa dihentikan.

Anthony menutup laga perdananya di turnamen kelas Super 1000 ini dengan kemenangan setelah bertarung selama 58 menit, menurut laporan laman BWF.

Selanjutnya di babak kedua tunggal putra, Anthony akan bertemu wakil tuan rumah yang baru pertama kali ia hadapi yaitu Kunlavut Vitidsarn.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian