Netral English Netral Mandarin
banner paskah
13:09wib
Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Busyro Muqqodas menyebut riwayat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tamat di tangan pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan anak buahnya untuk mengawasi pergerakan orang di Hari Raya Idul Fitri. Khususnya mengantisipasi kerumunan akibat silaturahmi.
Ternyata Uni Emirat Arab Penenggak Miras Terbanyak Sedunia, Netizen: Lah kok Berkiblat ke Arab? Bukannya Kaum Pancasilais Anti...

Senin, 01-Maret-2021 16:19

Ilustrasi minuman beralkohom
Foto : Istimewa
Ilustrasi minuman beralkohom
40

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Riuh perdebatan pro dan kontra investasi miras di sejumlah daerah membuka fakta-fakta lain yang tak ada kaitannya namun kemudian menjadi lingkaran pergunjingan tak jelas apa akhir dan ujungnya. 

Lucunya, ada yang mengungkap dan mengaitkan fakta bahwa pengonsumsi alkohol terbanyak di dunia ternyata adalah negara Uni Emirat Arab. Padahal, seringkali yang menjadi alasan penolakan miras adalah agama, haram, atau non halal.

Senin (1/3/21), di akun FB Denny Siregar Fans, pergunjingan itu semakin seru. Mulanya akun Lina Luna yang mengangkat Arab sebagai pengunsumsi tinggi alkohol kemudian ramai ditanggapi netizen. 

Lina Luna: "wahai kadrun laknatulloh !!!  antum ngaku muslim apa kalau pelegalan alkohol ditetapkan antum terus meminumnya. dasar mahluk guooblok. antum muslim miras haram ya jgn diminum. beragama kok amatiran gitu. ama gorden warteg aja grogi. cuuk tenan begoknya dunia ahirat kau drun... !!!!"

Juhri Simanjorang: "Lah kok berkiblat ke arab mbak?? Bukannya kaum pancasilais anti berkiblat ke arab2an ya?? Satndart ganda."

Zainal Abdi: "Gini aja klo drun ngerti sedikit,prostitusi,judi,korupsi,maling,dll Itu haram apa halal,dan itu sudah berlangsung berpuluh2 tahun kenapa drun diam aja,dan miras dilegalkan ko ribut..intinya klo ada orang mabuk yah ditangkap.."

Ahmad Nurmuzi: "Gobl*k tdk ada hubungan miras dengan agama islam.. Agama masalah aqidah.."

Nurbaya Ambarita: "Miras itu diperbolehkan di Bali dan di daerah yg mayoritas wisatanya LN. Yg buat TS bpk jokowi minum miras hanya orng yg tdk suka dgn presiden. Miras gak urusan presiden,masih bnyk urusan presiden yg lebih penting."

Sebelumnya diberitakan, penenggak alkohol di Uni Emirat Arab ternyata paling tinggi di dunia. Mereka menghabiskan 2 kali lipat rata-rata peminum di seluruh dunia.

Demikian laporan Lembaga Kesehatan Dunia pada 2014 lalu seperti dikutip dari situs arabianbusiness.com (17/5/2014). Warga Uni Emirat bisa menghabiskan 32,8 liter alkohol per tahun dan rata-rata global hanya 17 liter per tahun. Sungguh mengerikan. 

Penelitian 2014 tersebut ternyata terulang kembali pada 2015. Dikutip dari The Independent (8/3/2015), posisi Uni Emirat sebagai pengkonsumsi alkohol paling banyak tetap tak tergeser.

Bahkan mengalahkan tradisi minum bir orang Jerman yang rata-rata hanya menenggak minuman keras 14,7 liter pertahun. Atau tradisi mabuk-mabukan bangsa Inggris yang cuma tercatat meminum alkohol 13,8 liter.

Bisa jadi ketinggian angka ini karena penghitungan tak hanya melibatkan penduduk lokal melainkan juga ekspatriat. Uni Emirat Arab satu-satunya negara yang punya penduduk ekspatriat yakni 85 persen! Mereka memiliki 2 hukum yakni syariat Islam dan sekuler.

Uni Emirat tidak memberlakukan syariat Islam pada warganya yang non-muslim. WHO mewanti-wanti agar negara tersebut membuat undang-undang untuk menahan laju pengguna alkohol di Uni Emirat.

Mereka juga memaparkan, alkohol menjadi penyebab kematian 3,3 juta orang pada 2012 lalu. Belum lagi risiko lain dari pecandu minuman keras termasuk pembengkakan hati dan kanker.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto