Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:42wib
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menetapkan harga pembelian vaksin merek Sinopharm melalui PT Bio Farma (Persero) yang akan digunakan untuk vaksin Gotong Royong senilai Rp321.660 per dosis. Pemerintah menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch (kumpulan produksi) CTMAV547.
Sebut Bom Bunuh Diri Ajaran Sesat, Tengku Zul Sentil Orang yang 'Sok Sebagai Pejuang HAM'

Senin, 29-Maret-2021 16:21

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Twitter
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain menyebut, para ulama dan da'i selama ini sibuk mengingatkan dan meluruskan aliran-aliran sesaat dalam Islam.

Namun, lanjut Tengku Zul, usaha para ulama dan da'i itu direndahkan oleh sejumlah pihak yang mengaku sebagai pejuang HAM.

Menurutnya, salah satu ajaran sesat yang harus diluruskan adalah bom bunuh diri karena tindakan itu melawan semua ajaran agama.

Hal tersebut disampaikan Tengku Zul setelah peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu (28/3/2021).

"Ulama dan Da'i selama ini sibuk mengingatkan dan meluruskan aliran- aliran sesat dalam Islam. Tapi banyak orang "sok sebagai pejuang HAM" merendahkan usaha para Ulama dan Da'i itu," tulis Tengku di akun Twitternya, Senin (29/3/2021).

"Salah satu ajaran sesat adalah bom bunuh diri yang mesti diluruskan karena melawan semua ajaran agama," cuit @ustadtengkuzul.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati