Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:49wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Said Didu Soal KCIC: Akhirnya Terjebak China, Ternyata Lebih Mahal, Proyek Ini Tidak Layak, Harus Ada Bertanggung Jawab

Rabu, 24-Maret-2021 07:22

Ilustrasi KCIC
Foto : Istimewa
Ilustrasi KCIC
32

JAKARTA, NETRALNEWS. COM - Mantan sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu sudah memprediksi kalau proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tidak layak.

Menurut Said Indonesia sudah terjebak rayuan China. Sebab, pihak mereka menjanjikan biaya lebih murah dari pengembang sebelumnya yang dipegang Jepang.

"Akhirnya termakan jebakan.Saat mau masuk geser Jepang janjinya lbh murah dan akhirnya ternyata labih mahal. Harus ada yg bertanggung jawab thdp proyek ini yg memang saya perkirakan tidak laik dan tidak layak," tulisnya seperti dilansir di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Seperti diketahui, Kereta Cepat Indonesia China perlu menghitung ulang skema pembiayaan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Skema harus dirombak oleh KCIC karena muncul pembengkakan ongkos.

KCIC perlu menghitung ulang ongkos proyek kereta api cepat Jakarta - Bandung akibat berbagai persoalan yang juga mengganggu tenggat.

PT Kereta Cepat Indonesia China perlu menghitung ulang skema pembiayaan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Skema harus dirombak oleh KCIC karena muncul pembengkakan ongkos. Pelaksana proyek mercusuar ini juga dipaksa berakrobat agar proyek ini bisa memenuhi tenggat. Seperti dinukil tempo.co

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati