Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:08wib
Pasukan TNI/Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi menembak mati Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen di Papua. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga untuk mewaspadai hujan lebat disertai petir yang diperkirakan bakal mengguyur sejumlah wilayah pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5).
Komnas HAM Bilang Mobil FPI Punya Kesempatan Menjauh, Eh Malah Nunggu Mobil Polisi

Jumat, 08-January-2021 21:10

Komnas HAM memeriksa mobil insiden penembakan laskar FPI di tol Cikampek.
Foto : Divisi Humas Polri
Komnas HAM memeriksa mobil insiden penembakan laskar FPI di tol Cikampek.
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memaparkan hasil investigasi kasus tewasnya 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek pada (7/12/2020) yang disebut Komnas HAM sebagai "Peristiwa Karawang".

Ketua Tim Penyelidikan dan Pemantauan Komnas HAM Choirul Anam mengatakan,dari hasil penyelidikan yang dilakukan, Komnas HAM menemukan fakta jika mobil laskar FPI sempat menunggu mobil polisi yang melakukan pembuntutan.

"Jadi setelah kami crosscheck voice note terus melihat titik-titik di lapangan terus juga melihat linimasa, salah satu temuannya adalah terdapat konteks kesempatan untuk menjauh oleh mobil FPI dari mobil petugas, namun malah mengambil tindakan untuk menunggu mobil petugas tersebut," kata Anam dalam jumpa pers di Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (8/1/2021).

Selain itu, Komnas HAM juga memaparkan skema perjalanan kendaraan laskar FPI dan pihak kepolisian berdasarkan hasil pemeriksaan voice note dan transkrip, rekaman suara serta linimasa digital.

Pemeriksaan dilakukan secara manual dan dikonfirmasi kepada saksi yang masih hidup yang berbicara dalam voice note tersebut, termasuk di dalamnya meminta penjelasan konteks dan lokasi.

"Kami mendapatkan skema jalur perjalanan peristiwa dari Sentul sampai ke gerbang Karawang Timur. Kami mendapatkan konteks di luar tol sepanjang pintu keluar tol Karawang Timur sampai masuk lagi ke Tol Karawang Pintu Barat," ujar Anam.

Dalam skema perjalanan itu, lanjut Anam, Komnas HAM juga mendapatkan konteks eskalasi ketegangan dan tindakan kekerasan yang terjadi antara FPI dan pihak kepolisian.

Pertama, eskalasi rendah dari Sentul sampai gerbang keluar Pintu Tol Karawang Timur. "Eskalasi rendah ditunjukkan belum adanya gesekan antara mobil FPI dengan petugas dan masih dalam jarak yang cukup jauh," ungkap Anam.

Kedua, eskalasi sedang dari gerbang Tol Karawang Timur sampai menuju flyover Hotel Swiss Bell di Karawang. "Eskalasi sedang mulai terdapat gesekan mobil dan jarak dekat," terangnya.

Ketiga, eskalasi tinggi mulai dari Hotel Swiss Bell Karawang masuk ke pintu Tol Kerawang Barat sampai KM 49 di dalam tol. "Eskalasi tinggi mulai ada dugaan benturan mobil dan tembakan," jelas Anam.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP