Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:06wib
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menetapkan harga pembelian vaksin merek Sinopharm melalui PT Bio Farma (Persero) yang akan digunakan untuk vaksin Gotong Royong senilai Rp321.660 per dosis. Pemerintah menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch (kumpulan produksi) CTMAV547.
Heboh Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, Ade Armando: Masih Percaya Tidak Ada Islam Radikal?

Minggu, 28-Maret-2021 13:35

Ade Armando
Foto : Istimewa
Ade Armando
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ade Armando memberikan tanggapan atas terjadinya ledakan bom di Katedral Makassar. Dengan kejadian itu, ia mempertanyakan jika masih ada orang tak percaya dengan adanya Islam Radikal. 

“Sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar. Bom sudah meledak sebelum pelaku masuk ke dalam Gereja. Masih percaya tidak ada Islam radikal?” kata Ade Armando, Minggu (28/3/21).

Sementara itu secara terpisah diberitakan, Polisi menduga hanya 1 pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Polisi saat ini masih menyelidiki insiden tersebut.

"Saat ini yang kita ketahui pelakunya 1," ujar Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam, Minggu (28/3/2021).

Merdisyam menyebut insiden itu mengakibatkan sejumlah orang menjadi korban. Saat ini para korban sudah dilarikan ke rumah sakit tetapi tidak disebutkan bagaimana kondisinya.

"Beberapa jemaat, 3 atau 4 sedang kita datakan kita bawa ke rumah sakit," ujar Merdisyam seperti dilansir detik.com.

Dari rekaman video yang didapat tampak detik-detik sebelum ledakan terjadi pukul 10.28 Wita, Minggu (28/3/2021). Terlihat 2 mobil terparkir di depan gereja yang beralamat di Jalan Kajaolalido itu.

Di trotoar terlihat sekitar 4 orang yang berjalan. Setelah itu, tampak 1 unit mobil warna putih melintas dan sedetik kemudian ledakan terjadi yang belum diketahui sumbernya dari mana. Kemudian asap putih membubung tinggi.

Tampak kobaran api akibat ledakan masih menyala di sekitar lokasi. Selain itu, tampak potongan tubuh manusia di sekitar lokasi kejadian.

Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Selain potongan tubuh manusia, di lokasi kejadian saat ini tampak sejumlah korban luka dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto