Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:50wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Habiskan Ratusan Juta Dolar, Spotify Serius Garap Podcast

Selasa, 23-Februari-2021 10:26

Layanan musik Spotify.
Foto : BBC
Layanan musik Spotify.
46

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebagai upaya untuk menghasilkan uang dari podcast, Spotify mengumumkan pembuatan pasar periklanan podcast di mana pengiklan dapat memasang iklan di seluruh jaringan podcast original eksklusif maupun independen, dan menargetkan audiens baik di dalam maupun di luar Spotify.

Langkah ini membuat Spotify menghabiskan ratusan juta dolar untuk meningkatkan jangkauan podcastnya, yang sekarang memiliki lebih dari 2,2 juta judul podcast, termasuk "The Michelle Obama Podcast" dan podcast dari Pangeran Harry dan istrinya, Meghan.

Higher Ground Productions, perusahaan produksi Barack dan Michelle Obama, mengumumkan acara baru lainnya dengan Bruce Springsteen untuk Spotify berjudul "Renegades: Born in the U.S.A."

Spotify juga mengumumkan kemitraan dengan AGBO, sebuah perusahaan yang dipimpin oleh Anthony dan Joe Russo, pembuat film box office, seperti "Avengers: Infinity War," untuk beberapa seri podcast.

Spotify juga menandatangani kesepakatan dengan Warner Bros dan DC untuk berbagai podcast dengan naskah naratif.

Pertama, "Batman Unburied," akan dirilis akhir tahun ini sebagai bagian dari serangkaian karakter yang ceritanya akan dieksplorasi melalui audio, antara lain "Superman," "Wonder Woman," "Joker," dan "Catwoman."

Spotify juga meluncurkan layanan langganan baru, Spotify HiFi, yang memungkinkan pelanggan premium di pasar tertentu untuk meningkatkan kualitas suara dari lagu-lagu mereka menjadi musik berkualitas CD.

Spotify mengatakan akan menggandakan kehadirannya dengan meluncur ke 85 pasar baru dalam beberapa hari ke depan, membuat layanan streaming musik itu tersedia untuk lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia.

Perusahaan asal Swedia, yang memulai layanannya lebih dari satu dekade lalu, tersebut saat ini tersedia di 93 negara dan memiliki 345 juta pengguna aktif bulanan.

Meskipun Spotify adalah pemimpin dalam streaming musik, daftar masuk ke negara-negara baru di Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Latin akan meningkatkan kesenjangan secara signifikan dengan para pesaingnya, Apple Music dan Amazon Music.

"Bersama-sama pasar ini mewakili lebih dari satu miliar orang, dengan hampir setengah dari mereka sudah menggunakan internet," kata Chief Premium Business Officer Alex Norstrom, dikutip dari Antara.

"Beberapa tempat yang kami tuju seperti Bangladesh, Pakistan, dan Nigeria memiliki populasi internet yang tumbuh paling cepat di dunia," dia menambahkan.

Sebelumnya, upaya ekspansi yang dilakukan di India, Rusia, dan Timur Tengah telah mendatangkan jutaan pelanggan.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian