Netral English Netral Mandarin
banner paskah
01:06wib
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sejauh ini masih belum merampungkan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) soal pelaksanaan vaksin Gotong Royong (GR) untuk Covid-19. Tim arkeolog Mesir berhasil menemukan 110 makam kuno di delta Sungai Nil, yang diperkirakan berasal dari era sebelum Firaun Mesir pertama, lebih dari 5.000 tahun yang lalu.
Gempa Magnitudo 7.0 Guncang Wilayah Ini, Peringatan Tsunami Berbunyi

Minggu, 21-Maret-2021 01:17

Gempa M7.0 yang mengguncang Jepang
Foto : The Weather Network
Gempa M7.0 yang mengguncang Jepang
14

TOKYO, NETRALNEWS.COM - Gempa kuat melanda pantai Jepang pada Sabtu (20/03) malam waktu setempat, memicu peringatan tsunami dan laporan gelombang setinggi satu meter.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), titik gempa tersebut berjarak 27 km timur laut Ishinomaki, Jepang. Gempa tercatat di kedalaman 54 km.

Menurut Pusat Peringatan Tsunami Nasional, peringatan tsunami dikeluarkan untuk kawasan Hachinohe dan Niigata, Jepang. Namun, peringatan tersebut telah dicabut, menurut rilis terbaru media setempat.

Sementara, laporan media setempat mengatakan bahwa tsunami setinggi satu meter telah mencapai bagian pantai Miyagi, dan setidaknya satu orang terluka akibat gempa tersebut. Tidak ada laporan langsung tentang kematian atau kerusakan.

Gempa bumi 20 Maret ini terjadi di sekitar area pecahnya gempa Tohoku berkekuatan 9,0 pada 11 Maret 2011 silam.

Pemadaman listrik dilaporkan terjadi di Kurihara, Prefektur Miyagi, kata kementerian perdagangan dan industri.

Selain itu, kantor berita NHK mengatakan layanan kereta cepat shinkansen Tohoku juga telah dihentikan.

"Itu benar-benar buruk, guncangan lama dari sisi ke sisi. Itu bahkan lebih lama dari gempa bulan lalu, tapi setidaknya bangunan di sini baik-baik saja," kata Shizue Onodera kepada NHK. "Banyak botol pecah di lantai," katanya.

Diketahui, gempa dirasakan hingga Tokyo, yang berjarak sekitar 400 km selatan pusat gempa, demikian diberitakan theweathernetwork.

Reporter :
Editor : Tommy Satria