Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:36wib
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menetapkan harga pembelian vaksin merek Sinopharm melalui PT Bio Farma (Persero) yang akan digunakan untuk vaksin Gotong Royong senilai Rp321.660 per dosis. Pemerintah menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch (kumpulan produksi) CTMAV547.
Ferdinand Hutahaean Mengingatkan: Kota Ini Hancur Bukan karena Miras!

Selasa, 02-Maret-2021 16:55

Ilustrasi sebelum dan sesudah konflik yang menghancurkan Suriah
Foto : Twitter/Ferdinand
Ilustrasi sebelum dan sesudah konflik yang menghancurkan Suriah
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean mengingatkan kepada publik bahwa sejumlah kota di dunia hancur bukan karena miras namun karena pertentangan politik dan idiologi, terutama oleh paham radikalisme.

Ia mengunggah foto-foto kota Syria, Palestina, dan Suriah yangan sebelum dilanda konflik dan hancur setelah konflik.

"Negeri ini hancur bukan karena Miras..!!" kata Ferdinand, Selasa (2/3/21).

Diduga, pernyataannya disampaikan terkait keputusan Presiden Jokowi mencabut Perpres investai miras.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Dalam beleid tersebut, poin yang menjadi sorotan sejumlah pihak adalah soal investasi minuman keras (miras). Keputusan ini diambil Jokowi setelah menerima masukan dari berbagai pihak. Mulai dari ormas keagamaan hingga pemerintah daerah.

Aturan tersebut tertuang dalam Pada Pasal 2 ayat 1 Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tersebut bidang-bidang yang dibuka untuk investasi terdiri dari bidang usaha prioritas, bidang usaha yang dialokasikan atau kemitraan dengan Koperasi-UMKM, dan bidang usaha dengan persyaratan tertentu.

Pada lampiran III Perpres investasi miras ini, ada 5 daftar bidang usaha yang bergerak pada komoditas miras.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto