Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:03wib
Pasukan TNI/Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi menembak mati Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen di Papua. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga untuk mewaspadai hujan lebat disertai petir yang diperkirakan bakal mengguyur sejumlah wilayah pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5).
Faisal Basri: Pemburuan Rente Kian Merajalela Bikin Radikalisme Tumbuh Subur

Jumat, 02-April-2021 18:15

Ilustrasi radikalisme
Foto : Istimewa
Ilustrasi radikalisme
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ekonom Faisal Basri mengungkapkan kalau pemburu rente kian merajalela. Apalagi, semua lini sudah dikuasis oligarki.

Faisal menambahkan penikmat mafia pada semua lini membuat jurang kaya dan miskin makin melebar. Tentu saja, kata dia membuat radikalisme tumbuh subur.

"Pemburuan rente kian merajalela: beras, gula, garam, nikel, batu bara, dan banyak lagi. Penikmatnya segelintir oligarch. Jurang kaya-miskin melebar, tax ratio melorot terus. Tidak heran kalau radikalisme tumbuh subur," tulisnya seperti dilansir di Jakarta, Jumat (2/4/2021).

Faisal menambahkan terdapat tugas dan sektornya masing-masing bagi pemburu rente. Dia mengklasifikasikan kalau terdapat value extraction yang ada.

"Jadi ada pembagian tugas berburu rente: 11 pabrik gula rafinasi yg semuanya swasta dpt jatah mengolah raw sugar dan BUMN mengimpor gula kristal putih. Keduanya melakukan value extraction, bukan value creation. Pakai "otot" & kekuasaan (perspiration), bukan pakai otak (aspiration)," tulisnya lagi.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati