Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:06wib
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan memperpanjang sanksi putar balik kendaraan pemudik hingga 24 Mei 2021. Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada H+3 dan H+7 Lebaran atau sekitar 16 dan 20 Mei 2021.
Dituduh Restui Moeldoko Ambil Alih Partai Demokrat, Mahfud MD: Isu Aneh 

Selasa, 02-Februari-2021 15:40

Menkopolhukam Mahfud MD.
Foto : Demokrasi
Menkopolhukam Mahfud MD.
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menkopolhukam Mahfud MD turut angkat bicara terkait pernyataan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Seperti diketahui AHY menyebut ada orang dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin ambil alih kepemimpinan di Demokrat.

Menurut Mahfud, itu merupakan isu yang aneh. Pasalnya dia dituduh merestui Moeldoko untuk mengambil alih Partai Demokrat.

"Ada isu aneh, dikabarkan bbrapa menteri, trmsk Menkopolhukam Mahfud MD, merestui Ka. KSP Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat dari AHY melalui KLB," kata Mahfud, dikutip dari cuitannya, Selasa (2/2/2021).

Mahfud mengaku kaget akan isu tersebut. Dia meyakinkan, bahwa dirinya tidak pernah berbicara hal demikian pada Moeldoko dan orang lain.

"Wah, mengagetkan, yakinlah sy tak prnh berbicara itu dgn Pak Moeldoko maupun dgn orang lain. Terpikir sj tdk, apalagi merestui," tegas dia.

Menurut Menkopolhukam, di era demokrasi yang sangat terbuka dan dikontrol oleh masyarakat seperti sekarang ini sulit dipercaya kepemimpinan partai, apalagi partai besar seperti Partai Demokrat dikudeta.

"Jabatan menko tentu tak bs digunakan dan pasti tdk laku untuk memberi restu. Yg penting internal PD sendiri solid," pesan dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani